MAKALAH
PERADABAN
YUNANI KUNO
Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Mata
Pelajaran Sejarah Peminatan
Nama Kelompok 6:
1.
Amri Nurulsabila
2.
Fajar Riyadi
3.
Nada Mabruroh
4.
Sandi Nurzaman
Kelas : X IPS 3
PEMERINTAH KABUPATEN BREBES
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
SMA NEGERI 1
JATIBARANG
JL. Raya Karanglo Tegalwulung, Karanglo, Kec. Jatibarang, Kab. Brebes
Prov. Jawa Tengah, Kode Pos 52261
2020
KATA
PENGANTAR
Puji syukur Alhamdulillah penulis panjatkan kehadirat Tuhan
yang maha esa yang telah melimpahkan Rahmat dan Hidayah-Nya kepada kita semua
yang berupa ilmu dan amal. Dan berkat Rahmat dan Hidayah-Nya pula, kami dapat
menyelesaikan makalah.
Penyusun menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini tidak
akan tuntas tanpa adanya bimbingan serta bantuan dari berbagai pihak kami
menyadari bahwa makalah ini masih terdapat banyak terdapat banyak kekurangan.
Akhirnya, kritik, saran, dan masukan yang membangun sangat penulis butuhkan
untuk dijadikan pedoman dalam penulisan ke arah yang lebih baik lagi. Semoga
makalah ini dapat berguna dan bermanfaat bagi kita semua. Amiin.
Brebes, Februari 2020
Penyusun
Tim
Penyusun
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ...................................................................................... i
DAFTAR ISI ...................................................................................................... ii
BAB I PENDAHULUAN................................................................................... 1
A.
Latar belakang..................................................................................... 1
B.
Rumusan masalah................................................................................ 1
C.
Tujuan.................................................................................................. 1
BAB II PEMBAHASAN.................................................................................... 2
A.
Peradaban bangsa yunani kuno........................................................... 2
B.
Perang persia dengan yunani
(492-484 sm)......................................... 7
BAB III PENUTUP........................................................................................... 9
A.
Simpulan.............................................................................................. 9
B.
Kritik dan saran................................................................................... 9
DAFTAR
PUSTAKA......................................................................................... 10
BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR
BELAKANG
Orang Yunani kuno terkenal dengan
kebudayaannya yaqng tinggi. Dalam keemasan mereka yang lebih 1000 tahun itu,
orang Yunani telah banyak memberi sumbangan yang besar bagi kemajuan Dunia.
Bahkan hampir 2000 tahun setelah kemudurannya, pengaruh pemikiran dan
kebudayaan orang Yunai masih sangat kental mempengaruhi jaln hidup kita. Gaya
bangunannya, selera mereka akan keindahan, kemampuan berpikir meraka yang hebat
sangat mempengaruhi kehidupan kita saat ini. Keramik, pahatan mereka tersebar
di mesum seluruh dunia.
Bangsa Yunani kuno adalah salah satu
dari bangsa yang paling inovatif dalam sejarah. Yunani adalah gudang ilmu
pengetahuan. Banyak sekali ilmuan dari berbagai bidang yang berasal dari Yunani
kuno. Antaranya adalah Sokrates, Plato, dan Aristhoteles adalah ilmuan tersohor
dibidang filsafat. Ada juga Archimedes, Pythagoras, dan Anxymenes yang tersohor
dibidang sains dan ilmu pengetahuan. Kenudian adalagi Hipokrates yang tersohor
dibidang kedokteran hingga dijuluki bapak kedokteran. Jadi bisa dibilang Yunani
kuno, cikal bakal cara hidup mederen di Eropa.
B. RUMUSAN
MASALAH
1.
Bagaimana awal berdirinya bangsa Yunani Kuno ?
2.
bagaiman keadaan alam dan penduduk bangsa Yunani kuno
saat itu ?
3.
Bagaimana sistem politik dan pemerintahan bangsa
Yunani kuno saat itu ?
4.
Apa saja hasil dari peninggalan kebudayaan Yunani Kuno
?
5.
bagaimanakah sistem kepercayaan kebudayaan Yunani Kuno
?
C. TUJUAN
1.
Untuk memenuhi tugas sejarah peminatan
2.
Untuk mengetahui bagaimana awal berdirinya Yunani
Kuno.
3.
Untuk mengetahui politik pemerintahan bangsa
Yunani Kuno
4.
Untuk mengetahui hasil peninggalan bersejarah
kebudayaan Yunani Kuno pada saat itu.
5.
Untuk mengetahui keadaan alam, penduduk bangsa Yunani
Kun
6.
Untuk mengetahui sistem kepercayaan Yunani Kuno
BAB II
PEMBAHASAN
A. PERADABAN
BANGSA YUNANI KUNO
Yunani kuno terletak di Eropa bagian
selatan di sekitar Laut Tengah. Wilayahnya terdiri atas dua bagian, yaitu
Yunani Kuno yang terletak di Semenanjung Balkan dan Yunani Kuno yang terletak
di kepulauan di Laut Aegeia. Di sebelah utara, Yunani Kuno berbatasan dengan
Macedonia. Tanahnya bergunung-gunung tidak subur, pantainya berupa teluk-teluk
yang menjorok jauh ke daratan sehingga cocok untuk pelabuhan. Laut bagian timur
terdiri atas ratusan pulau kecil (Kepulauan Aegeia) yang berhubungan dengan
Pantai Asia Barat (Turki). Kepulauan ini berfungsi sebagai jembatan alam.
Iklimnya subtropics dengan musim panas yang lama dan kering, sedangkan musim
dinginnya sejuk, singkat dan banyak hujan.
Yunani merupakan salah satu pusat
peradaban tertua di Eropa. Tingginya tingkat peradaban Yunani itu dipengaruhi
oleh berbagai faktor, yaitu keadaan alamnya, penduduknya, seni pahat, seni
arsitektur, ilmu pengetahuan teknologi sains dan lain sebagainya. Periode dari
sejarah Bangsa Yunani dimulai dari tahun 800 SM sampai 500 SM dinamakan Periode
Archaic (kuno). Dalam periode Archaic, populasi bangsa Yunani berkembang dengan
sangat cepat negara bagian diperintah oleh beberapa bangsawan. Bangsa Yunani
awal menyukai atletik, mengadakan empat perlombaan utama, Panhellenic dan
menarik pesaing dari berbagai penjuru Yunani. Keempat permainan Panhellenic
adalah lomba Olympic, Phytian, Isthmian, dan Nemean. Perlombaan Olympic dimulai
pada 776 SM, dan menjadi salah satu peristiwa yang sangat penting. Pertandingan
ini dilakukan empat tahun sekali Olympia.
1. Keadaan Alam
dan Penduduk
Daerah yunani terletak di ujung
tenggara Benua Eropa. Sebagian besar kepuluauan di Laut Aegea dan Laut Lonia
termasuk wilayah Yunani. Di sebelah utara, Yunani berbatasan dengan Albania,
Yugoslavia, Bulgariya, dan Turki di daratan Eropa. Di sebelah timurnya Yunani
di kelilingi oleh laut Aegea, disebelah selatan di kelilingi oleh laut tengah,
dan disebelah barat oleh laut lonia. Yunani beriklim laut tengah yang nyaman.
Pantai Yunani banyak teluknya, memiliki beberapa tanah gentig, seperti
Peleponesos dan Chalcidia. Sebagian besar wilayahnya bergunung-gunung sehingga
negrinya terpisah pisah antara satu dengan lainnya. Dataran rendah terletak di
dekat laut dan terbentuk oleh endapan lumpur sungai. Tanah Yunani yang
bergunung-gunung itu pada umumnya tidak subur. Di lereng-lereng gunung orang
bercocok tanam seperti gandum dan anggur. Hal tersebut membuat orang Yunani
mencari daerah yang subur di luar daerah Yunani sperti Mesir, Palestina, dan
Turki. Pada umumnya mereka yang pindah adalah para petani (colonus) dan
mendirikan koloni di negara lain. Kaum kolonis tetap menjaga hubungannya dengan
Yunani sebagai negara asal (motherland). Letaknya yang strategis antara Asia
dan Eropa mendorong bangsa Yunani hidup dari perdagangan dan pelayaran.
Pada tahun 1878 M, ditemukan hasi-hasil penggalian purbakala antara lain:
- Bekas
bangunan kota kuno Troya di Asia kecil yang banyak disebut oleh pujangga Homerus
dalam buku nya Illyas.
- Makam Raja
Agamemnon, seorang raja yang disebut-sbut pula dalam cerita Illyas.
- Harta benda
Priamus, Raja Troya, yang terbuat dari emas dan permata.
Benda-benda
ini disebut peningalan kebudayaan Mycenae yang banyak persamaan nya dengan
kebudayaan Knossos di pulau kreta. Kebudayaan Mycenae merupakan lanjutan dari
kebudayaan kreta dengan memperoleh pengaruh unsur-unsur dari kebudayaan Timur
Tengah, seperti Babylonia dan Assyria yang seja
2. Sistem
Politik dan Pemerintahan
Yunani yang di
kelilingi oleh lembah, gunung, dan teluk-teluk ini mempersulit hubungan satu
kelompok dengan kelompok yang lainnya. Pemukiman yang terpisa-pisah itu lambat
laun berkembang menjadi negara kota yang merdeka dan akirnya menjadi sebuah
negara yang berdiri sendiri. Negara kota tersebut disebut Polis (city states
atau negara kota). Pada masa itu Yunani terdapat banyak negara kota, dari
sekian banyak ada dua yang paling terkemuka yaitu:
a)
Polis Sparta
Menjelang akir abat ke 7 SM, salah
satu polis di Peleponessos dikuasai oleh Sparta. Namun polis itu mengadakan
pemberontakan terhadap sparta. Dngan segala macam cara, Sparta berusaha segala
kemungkinan terhadap berulang kembalinya suatu pemberontakan. Corak kehidupan
Sparta digariskan oleh Lycurgus. Sekitar tahun 625 SM, negarawan tersebut
menerapkan aturan dan undang-undang baru untuk mengatur prilaku rakyat Sparta.
Pada saat itu Sparta benar-benar menjadi suatu negara militer. Untuk mendukung
hal itu apabila ada bayi laki-laki yang lahir akan di atur dan diawasi oleh
negara. Mereka sudah dibiasakan dengan cara hidup yang keras. Para pemuda
diwajibkan mengikuti kegiatan olah raga dan keprajuritan sejak usia muda. Juga
warga Sparta dikenakan wajib militer hingga usia 60 tahun. Pemerintah Sparta di
jalankan oleh 2 raja secara turun temurun dengan kekuatan tak terbatas.
Pemimpin sekaligus panglima militer
itu dibantu oleh suatu dewan yang terdiri atas 5 orang. Kelima orang yang duduk
didalam dewan itu disebut Ephor. Kemudia ada 28 orang dewan yang berusia umur
60 tahun keatas yang fungsinya merancang undang-undang yang diajukan untuk
dewan perwakilan rakyat. Sedangkan dewan perwakilan rakyat itu sendiri adalah
warga Spatra dan melakukan sidang setiap bulan purnama. Setiap keputusan dari
dewan perwakilan rakyat (warga kota) dapat di veto oleh dewan kaum tua. Dengan
adanya hak veto itu maka sifat-sifat demokrasi di Sparta tidak bisa berkrmbang.
b) Athena
Athena adalah kota yang layak untuk
dihuni selama abad emas pada abad ke 5 SM. Disana tidak hanya terdapat
gedung-gedung umum besar, melainkan juga banyak jalan beaspal dan rumah indah.
Terdapat sekolah (khusus laki-laki) dan pada abad 4 SM, didirikanlah
universitas pertama dunia, tempat pemikir terkenal seperti Plato dan
Aristoteles mengajar. Tata pemerintahan
Athena digariskan oleh Solon (549 SM). Negarawan ini melakukan beberapa
pembaharuan antara lain menghapuskan perbudakan dan memulihkan hak rakyat
sipil. Berbeda dengn di Sparta para warga mempunyai kewajiban untuk melayani
negara sepenuhnya, maka di Athena hak warga negara dijamin oleh negara.
Kegiatan serta perhatian setiap
warga Sparta hanya ditujukan untuk tugas-tugas pemerintahan dan pertahanan
negara. Sedangkan warga Athena sangat besar perhatiannya terhadap kemajuan
seni, olah raga, ilmu pengetahuan, dan filsafat. kemerdekaan berfikir dan
berpendapat menjadi sikap hidup yang kuat di masyarakat Athena. Maka tidak
heran banyak terlahir filusuf besar disana seperti Socrates, Plato,
Aristoteles, dan lain-lain yang berasal dari Athena.
Kota Athena terletak di semenanjung
Atica dan tidak jauh dari pantai dengan bandarnaya bernama Piracus. Penduduk
Athena terdiri atas para bangsawan, kaum Hellas, para pelaut, nelayan, dan
pedagang. Pemerintahan di Athena semula bersifat aristokrasi tetapi kemudian
berubah menjadi demokrasi. Pada masa pemerintahan demokrasi, kekuasaan
tertinggi berada ditangan Dewan Perwakilan Rakyat. Dewan itu terdiri dari
orang-orang bebas (bukan kaum Hellas). Namun, dalam kenyataannya dewan ini
sangat diperngaruhi oleh para orator, yaitu wakil-wakil yang pandai berbicara.
Pemerintahan yang tertinggi dipegang oleh 9 orang archon (pelaksana pemerintahan)
yang ditentukan secara undian. Para archon ini berada di bawah pengwasan suatu
dewan yang merangkap mahkamah agung bernama areopagos.
3. Hasil
Peninggalan Kebudayaan Bangsa Yunani Kuno
a) Bidang Seni
bangunan/seni pahat
Pada
kejayaan masa Yunani (476-338 SM) banyak dibangun kuil dengan gaya Doria,
antara lain:
1)
Athena terdapat sebuah gedung teater yang memuat
sekitar 30.000 orang. Pada gedung-gedung itu dipertunjukkan karya-karya
sandiwara Sophocles, Aeschylus, dan Aristhophanes.
2)
Acropolis, yang berrti kota tinggi sebab letaknya itu
di daerah perbukitan, untuk mencapai atas maka orang-orang harus melalui tangga
dengan hiasan arca yang indah dikiri dan kanannya dan terdapat kubu-kubu untuk
pertahanan. Dibagian inti Acropolis terdapat dua kuil yaitu kuil Erecteum
tempat patung Dewi Athena dan lampu yang terus menyala. Kemudian kuil Parthenon
yang dibangun untuk menghormati Dewi Athena.
3)
Kuil dewa Zeus dibukit Olympus. Bangunannya disebut
Altis, yaitu sebagai tempat pemujaan dewa Zeus.
Pada masa kini berkembang pula seni
teater dan seni sastra. Pertunjukan dipentaskan diatas panggung terbuka mirip
seperti sebuah stadion olah raga. Gedung yang masih utuh terdapat di
Epidaurus. Seni teater ini berkaitan dengan seni sastra. Pengarang sastra
Yunani kuno adalah Homerus. Karyanya yang indah itu ialah Illyas. Dalam buku
itu dikisahkan Perang Troya.
b) Bidang lImu
Pengetahuan Dan Teknologi
Bangsa
Yunani telah memiliki berbagai macam pengetahuan dan teknologi yang tinggi,
yakni:
1)
rahu layar yang ramping sebagai sarana untuk mengarungi
laut tengah dan menghubungkan daratan Yunani dengan daerah-daerah pantai timur
pulau Sicilia.
2)
Membuat barang-barang dari tanah liat
3)
Menghasilkan karya arsitektur yang megah seperti Kuil
Zeus, Kuil Parthenon dan gedung theater raksasa.
4)
Mengembangkan industri untuk menunjang perdagangannya,
yakni keramik yang bentuknya beraneka ragam dan dihias dengan indah.
5)
Menghasilkan karya benda-benda logam berkembang pesat
terutama untuk menyediakan alat-alat perang.
c) Bidang
Filsafat
Hasil pemikiran dan karya-karya
filsafat bangsa Yunani telah diterjemahkan hingga kini. Orang Yunani sudah
pandai menyusun, menciptakan ilmu filsafata yang meliputi berbagai bidang
diantaranya:
Ilmu Pikir (logica), ilmu alam
(physica), ilmu kesusilaan (ethica), dan ilmu negara (politica). Yunani
memiliki filusuf-filusuf terbesar dunia yang mana pengaruh dan pemikirannya
telah sampai kepada zaman kita sekarang ini. Filusuf-filusuf Yunana tersebut
antara lain Sokrates, Plato, Aristhoteles, Hipokrates dan lain-lain.
1) Olympiade
Olympiade adalah festival olahraga.
Olahraga terbesar yang pernah diselenggarakan di Yunani. Kegiatan ini telah
diselenggarakan sejak tahun 776 SM. Kegiatan olahraga lain selain Olympiade
adalah Isthmiatian Games, Pythian Games dan Namean Games. Olympiade selalu
diselenggarakan pada saat musim panas setiap 4 tahun sekali. Olympiade
diselenggarakan bertujuan untuk menghormati dewa Zeus di Gunung Olympia. Setiap
penyelenggaraan selalu melibatkan perwakilan-perwakilan dari negara-negara
kota. Beberapa cabang olahraga diperandingkan di olimpiade. Pada hari pertama
berlangsung upacara pembukaan dan penghormatan untuk Zeus. Pada hari kedua
dipertandingkan cabang olahraga lari. Kemudian pada hari ketiga dipertandingkan
cabang olahraga gulat, tinju dan pancratium (gabungan antara olahraga tinju dan
gulat). Pada hari selanjtnya dipertandingkan balap kereta kuda dan pantathlon.
Pantathlon adalah olahraga gabungan dari 5 cabang olahraga yaitu: gulat,
lempar, lompat jauh dan lari. Para pemenang olimpiade akan mendapatkan mahkota
yang terbuat dari daun zaitun sebagai lambang kehormatan dan kebesaran.
4. Sistem
Kepercayaan
Bangsa Yunani meyakini adanya dewa
dewi yang bertubuh seperti manusia, tetapi lebih indah, lebih besar, dan tak
dapat mati. Para dewa dewi memiliki sifat seperti manusia biasa, ada sifat baik
dan buruk. Dewa dewi ini pun berkeluarga dan memiliki keturunan. Mereka saling
berperang dan bersaing untuk memperebutkan pengaruh dan kekuasaan. Disamping
itu terdapat pula para Hero atau tokoh-tokoh setengah dewa, yang meskipun sakti
namun dapat mati. Hero yang terkenal adalah Achilles dan Herakles (Hercules).
Menurut keyakinan bangsa Yunani dewa dewi itu tinggal dibukit Olympus dibawah
pimpinan dewa Zeus, dewa tinggi.
Dewa dewi
kepercayaan Yunani antara lain:
1.
Dewa Ares (dewa perang)
2.
Dewi Artemis (dewi perburuan)
3.
Dewa Hermes (dewa perniagaan)
4.
Dewa Poseidon (dewa laut)
5.
Dewa Apollow (dewa kesenian dan matahari)
6.
Dewi Pallas Athena (dewi keselamatan)
7.
Dewi Aprhodite, (dewi kecantikan)
Masyarakat
Yunani juga percaya, jika siapapun yang memmbangkang dewa akan mendapat hukuman
yang sangat berat, seperti contohnya yang terjadi pada Atlas. Karena
membangkang Zeus, Atlas mendapatkan hukuman harus menyunggi bumi selamanya.
B. PERANG
PERSIA DENGAN YUNANI (492-484 SM).
Kerajaan persia dibawah pimpinan
Raja Darius memperluas wilayah kekuasaannya ke Asia kecil serta menguasai
polis-polis yang pendudunya terdiri atas orang Yunani. Ketika Athena memberikan
bantuannya kepada polis-polis itu, maka tindakan Yunani itu dijadikan alasan oleh
Raja Darius untuk menyerang daratan Yunani. Serangan Persia ke Yunani terbagi
menjadi tiga periode. Yakni tahun 492 SM, 490 SM dan 480 SM. Tetapi pasukan
Yunani berhasil mengalahkan Persia dan membebaskan polis-polisnya. Pada tahun
448 SM, dilaksanakan perdamaian antara Persia dan Yunani.
1. Masa
kejayaan Athena (450-404)
Kemenangan Yunani atas Persia,
membawa keharuman nama Athena dikalangan polis-polis di Yunani. Athena menjadi
polis-polis yang tergbung dalam koferensi Delos. Athena mengalami kemajuan pesat
disegala bidang dan menjadi cermin bagi seluruh Yunani karena didukung oleh
kuatnya kehidupan demokrasi.
2. Keruntuhan
Yunani dan Munculnya Macedonia
Kemajuan yang telah dicapai oleh
Athena membuat polis-polis lain iri, termasuk polis Sparta persaingan antara
Sparta dan Athena memuncak dalam perang Peleponessos. Yunani menjadi terpecah
belah dan semakin lemah. Peradaban Yunai terancam runtuh. Kekcauan dan
kelemahan Yunani ini digunakan sebaik-baiknya oleh Philipus, seorang raja dari
kerajaan Macedonia yang terletak disebuah utara daerah Yunani. Pada tahun 338
SM, tentara Yunani yang sudah lemah dengan mudah dapat ditaklukkan oleh
Macedonia dan menguasai Yunani yang dipimpim oleh raja Philipus. Perjuangan
kerajaan Macedonia diteruskan oleh putranya yang bernama Iskandar Zulkarnain
(336-323 SM).
Iskandar agung Lahir di Macedonia,
Yunanai pada tahun 356 SM. Setelah ayahnya Philip meninggal ia menduduki
singgasana Macedonia pada usia masih muda. Ia segera memulai karir penaklukan.
Ia berjalan ke Mesir dimana ia meruntuhkan The bes hingga rata dengan tanah dan
mendirikan Alexanderiya (Iskandariyah). Kemudian ia menyerang babilon dan
suriah, ia mengalahkan Darius III, Raja Persia dan membakar persepolis ,
ibukota Persia. Setelah itu kemudia ia menaklukkan sebagian besar Asia Tengah.
Mengikuti adat ketimuran Iskandar Agung menikahi sejumlah putri-putri dari
negara yang di taklukkannya. Pada tahun 326 SM, Iskandar dan rombongan besarnya
menyapu wilayah yang sekarang disebut Pakistan, ia ingin melanjut ke India, tetapi
keletihan para prajuritnya memaksa kembali, ahirnya Iskandar Zulkarnaen
menyudahi perluasan wilayahnya sampai kewilayah sungai Shindu, dan setelah
kembali dari perjalanan itu, ia meninggal di Irak pada usia 33 tahun. Iskandar
dikenal dalam sejarah sebagai Iskandar Agung, dan termasuk para penakluk dan
jendral tertinggi kemuka Dunia.
BAB III
PENUTUP
A.
SIMPULAN
Yunani merupakan sebuah negara
dengan peninggalan sejarah yang sangat mengagumkan. Banyak wisatawan yang
datang untuk mengunjungi obyek wisata yang ada di yunani. Kota dengan nuansa
alam dan bangunan bersejarah peninggalan kerajaan yunani. Negara dengan
peradaban yang paling tua, dan memiliki nilai historis yang sangat kental.
Yunani memasuki abad ke-4 SM dibawah
hegemoni Sparta, akan tetapi jelas dari awal bahwa Sparta memiliki kelemahan.
Krisis demografi menyebabkan Sparta kekuasaan Sparta terlalu meluas sedangkan
kemampuan terbatas untuk mengelolanya. Pada 395 SM Athena, Argos, Thebes, dan
Korinthia mampu menantang Sparta yang berujung pada perang Korinthia (395-387
SM).Perang ini berakhir dengan status quo, dengan diselingi intervensi Persia
atas nama Sparta.
Hegemoni Sparta berlangsung 16 tahun
kemudian, hingga Sparta berusaha memaksakan kehendanya kepada warga Thebes,
Sparta kalah telak dalam perang Leuctra pada tahun 371 SM. Jenderal Thebes
Epaminondas memimpin pasukan Thebes memasuki semenanjung Peloponesus, sehingga
banyak negara-kota memutuskan hubungannya dengan Sparta. Pasukan Thebes
berhasil memasuki Messenia dan membebaskan rakyatnya.
Kehilangan tanah dan penduduk
jajahan, Sparta jatuh menjadi kekuatan kelas dua. Hegemoni Thebes kemudian
berdiri meski berusia singkat. Pada perang Mantinea (362 SM), Thebes kehilangan
pemimpin pentingnya, meski menang dalam perang. Kemudian negara-kota Mantinea
berhasil mendominasi Yunani. Melemahnya berbagai negara-kota di jantung
Yunani bersamaan dengan bangkitnya Macedonia, yang dipimpin Philip II. Dalam
dua puluh tahun, Philip berhasil mempersatukan kerajaan, memperluasnya ke utara
dengan memojokkan suku Illyria, kemudian menaklukkan and Thessaly dan Thrace. Kesuksesannya berkat inovasinya
mereformasi tentara Macedonia. Berulang kali Philip campur tangan dalam urusan
politik negara-kota di selatan, yang berujung pada invasi tahun 338 SM.
B.
Kritik dan Saran
Mungkin dalam pembuatan makalah yang
kami buat banyak kekurangan dan kesalahan, maka dari itu penulis bersedia
menerima saran maupun kritik demi perbaikan selanjutnya.
DAFTAR
PUSTAKA
Erwin Adi Putranto Peraaban Besar Dunia Yunani Kuno (Semarang:
Sindur Pres, 2007). (Diakses Tanggal 27 Februari 2020)
I Wayan Badrika Sejaah Untuk SMA/MA Jilid 1 Kelas X i (Jakarta:
Erlangga, 2006) (Diakses Tanggal 27 Februari 2020)
John Fardon Sejaah Dunia untuk Anak Pintar (Jogjakarta:
Platinum, 2005).
Abdullah Hasan 80 tokoh pengguncang Dunia di mata Iqbal Prof. Mas’ud
al-Hasa (Bandung: Pustaka Hidayah 2004) (Diakses Tanggal 27 Februari
2020)
Chisanne Banker, Eddy Soetrisno, Morton Grosser, 100 Kota Besar
Bersejarah di Dunia (Jakarta: Ladang Pusaka dan Intimedia, 2001)
(Diakses Tanggal 27 Februari 2020)
Komentar
Posting Komentar