MAKALAH
SEJARAH PERKEMBANGAN ISLAM DI DUNIA

Disusun
Untuk Memenuhi Tugas Mata Pelajaran Pendidikan Agama
dan Budi Pekerti
Nama Kelompok :
1. RIFANDI
AKMAL Y.
2. RIZKI ZIDAN
I.
3. SAHRUL ANAM
Kelas : X TOT 3
SMK BHAKTI PRAJA
DUKUHWARU
Jl. Raya barat dukuhwaru, Kec. Dukuhwaru, Kab. Tegal
Kode Pos 52451 Telp: (0283) 6196380- 6196222
/2020
KATA PENGANTAR
Bismillahirrohmanirrohim
Alhamdulillah puji syukur penyusun panjatkan kepada Illahi Robbi
yang telah memberikan rahmat, hidayah dan barokahNYA kepada kita semua khususnya kepada penyusun
yang alhamdulillah telah diberikan suatu anugerah yang sangat luar biasa, yaitu
penyusun dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “SEJARAH ISLAM DI DUNIA”
ini dapat terselesaikan tepat waktu.
Dalam penyusunan makalah ini penyusun menyadari sekali akan
kekurangan-kekurangan yang masih sangat jauh dari kesempurnaan. Oleh karena
itu, segala saran dan petunjuk yang menuju kearah penyusun yang lebih baik
selalu penyusun harapkan dan akan penyusun terima dengan hati terbuka.
Alhamdulillahirobbil’alamin makalah ini dapat terselesaikan,
tentunya tidak lepas dari peran aktivitas semua pihak baik dari segi material
maupun spiritual. Oleh karena itu, penyusun mengucapkan banyak terima kasih dan
semoga dengan apa yang penyusun buat dapat bermanfaat bagi penyusun dan
pembaca. Semoga senantiasa semua ini mendapatkan rahmat dan ridho dari Allah
SWT, amin ya robbal’alamin.
Walhamdulillahirobbil’alam
........., Januari 2020
Penyusun
Tim Penyusun
.
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ......................................................................................... i
DAFTAR ISI ....................................................................................................... ii
BAB I PENDAHULUAN..................................................................................... 1
A.
Latar Belakang ..................................................................................... 1
B.
Tujuan Penyusunan ............................................................................... 1
BAB II PEMBAHASAN..................................................................................... 2
A.
Perkembangan Islam di Dunia................................................................ 2
B.
Perkenbangan Ilmu
Pengetahuan Dan Teknologi Islam Di Dunia............. 3
C.
Perkembangan seni dan budaya
Islam di dunia....................................... 3
D.
Contoh Perkembangan Islam di
Dunia................................................... 4
E.
Hikmah Perkembangan Islam di
Dunia................................................... 8
BAB III PENUTUP.............................................................................................. 8
A.
Kesimpulan................................................................................................. 8
DAFTAR
PUSTAKA........................................................................................... 10
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Islam
dimulai dengan ajaran Muhammad saw., di tempat kelahirannya Mekkah, sifat-sifat
yang menjadi ciri agama baru ini dikembangkan setelah beliau pindah ke Madinah
dalam tahun 622 M. Sebelumnya beliau wafat sepuluh tahun kemudian, telah
jelaslah sudah bahwa Islam bukannya semata-mata merupakan suatu badan
kepercayaan agama pribadi, akan tetapi Islam meliputi pembinaan suatu
masyarakat merdeka, dengan sistem sendiri tentang pemerintahan, hukum, dan
Lembaga Generasi Muslimin pertama, telah menginsafi bahwa Hijrah adalah satu
titik perubahan penting dalam sejarah. Merekalah yang menetapkan tahun 622 M sebagai permulaan takwin Islam baru.
Dengan
pemerintah yang kuat, cerdas, dan satu kepercayaan yang menggelorakan semangat
penganut-penganut dan tentara-tentara dalam waktu yang tidak lama, masyarakat
baru ini menguasai seluruh Arabia Barat dan mencari dunia baru untuk
ditundukkan. Setelah sedikit kemunduran pada wafat Muhammad saw., gelombang
penaklukan bergerak dengan cepat di Arabia bagian Utara dan Timur, berani
menyerang kubu-kubu pertahanan di perbatasan kerajaan Romawi Timur di Syirq
al-Ardun dan kerajaan Persia di Irak. Selatan. Angkatan-angkatan perang kedua kerajaan raksasa ini –karena perang
tidak henti-hentinya– telah kehabisan kekuatan, dikalahkan satu-persatu dalam
suatu rangkaian operasi cepat dan cemerlang. Dalam waktu enam tahun sesudah
Muhammad saw. wafat, seluruh Siria dan Irak diharuskan membayar upeti kepada
Madinah, dan empat tahun kemudian Mesir digabungkan pada kerajaan Islam
baru. Oleh karena itu, untuk lebih jelasnya makalah ini akan membahas
tentang Perkembangan Islam Di Dunia.
B. Tujuan Penyusunan
1.
Untuk memenuhi tugas mata pelajaran Pendidikan Agama
dan Budi Pekerti
2.
Agar Siswa dan Siswi SMK BP
Dukuhwaru mengetahui Perkembangan seni dan budaya Islam di dunia
3.
Agar Siswa dan Siswi SMK BP
Dukuhwaru mengetahui Perkembangan Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi Islam Di Dunia
4.
Agar Siswa dan Siswi SMK BP
Dukuhwaru mampu menjelaskan Perkembangan Islam di Dunia
5.
Agar Siswa dan Siswi SMK BP
Dukuhwaru dapat mengambil Hikmah Perkembangan Islam di Dunia
BAB II
PEMBAHASAN
A. Perkembangan
Islam di Dunia
1. Perkembangan
Agama, Politik, Dan Ekonomi Islam Di Dunia
Sesudah
berakhirnya periode klasik islam 650-1250 M kaum muslimin memasuki masa
kemunduran. Akan tetapi, justru eropa bangkit dari politik, ilmu
pengetahuan dan teknologi. Bahkan kemajuan dalam bidang ilmu pengetahuan dan
teknologi itulah mendukung keberhasilan politik Eropa. Kemajuan
eropa tersebut sesungguhnya tidak bisa dipisahkan dari perkembangan islam di
spanyol karena dari islam spanyol, eropa banyak menimba ilmu.
a.
Dinasti Islam Di Spanyol
Pada zaman
Khalifah Al walid (705-715), salahseorang khalifah dari bani umayyah yang
berpusat di damaskus, telah sukses memperkenalkan islam di spanyol, bahkan
pengaruhnya telah menguasai Afrika utara. Penguasaan sepenuhnya atas afrika
uatara itu terjadi di masa khalifah Abdul malik (685-705 M) yang mengagkat
Hasan ibnu Nu’man Al gassani menjadi gubernur di daerah itu. Sejarah panjang
perjalanan islam di Spanyolitu dibagi menjadi enam periode, yaitu sebagai
berikut:
-
Periode pertama (711-755 M), dimana spanyol berada di
bawah pemerintahan para wali yang diangkat oleh khalifah bani umayyah yang
berpusat di damaskus. Dalam periode pertama ini islam spanyol belum memasuki
kegiatan pembangunan dibidang peradapan dan kebudayaan.
-
Perioda kedua (755-912 M), di mana spanyol berada
dibawah pemerintahan seorang bergelar Amir, tetapi tidak tunduk kepada pusat
pemerintahan islam, yang ketika itu dipegang oleh khalifah abbasiyyah di
bagdad.
-
Periode ketiga (912-1013 M), dimana berlangsung mulai
dari pemerintahan Abdurrahman III sampai munculnya raja-raja
kelompok. Penguasaannya disebut dengan gelar khalifah yang dipakai mulai tahun
929 M. khalifah khalifah besar pada periode ini ada tiga orang yaitu,
Abdurrahman an Nasir (951-961 M), Hakam II (961-976 M), Hisyam II (976-1009 M).
pada periode ini umat islam di spayol mencapai puncak kemajuan dan kejayaan
menyaingi daulah abbasiyyah di bagdad di tandai dengan berdirinya universitas
di cordova.
-
Periode keempat (1013-1086 M) dimana spanyol terpecah
menjadi lebih dar tiga puluh Negara keciil di bawah pemerintahan raja raja yang
berpusat di suatu kota, seperti Seville, cordova, teledo, dan yang terbesar di
antaranya adalah Abbadiyyah di sevelli. Meskipun pada periode ini kehidupan
politik tidak stabil, namun kehidupan intelektual terus berkembang.
-
Periode kelima (1086-1248 M) diaman meski islam di
spanyol sudah terpecah pecah, tetapi terdapat satu kekuatan yang dominan, yaitu
dinasti Murabitun (1086-1143 M) dan dinasti Muwahiddun (1146-1235 M). pada
periode ini islam menurun.
-
Periode keenam (1248-1492 M) pada periode ini
berekhirlah kekuasaan islam di spanyol tahun 1492 m.
b.
Dinasti mamaliki di mesir
Mesir adalah
negeri islam yang selamat dari kehancuran akibat serangan
bangsa mongol, baik serangan hulagu khan maupun timur lenk.
Pemimpinya, al malik As salih meninggal 1249 dan diganti anaknya turansyah
sebagai sultan 1250 m. mamalik di bawah pimpnan aybak dan baybas berhasil
membunuh turansyah. Kepemimpinan dipegang oleh istri Al malik as salih yang
bernama syajarah ad durr dan berlangsung selama tiga bulan akrena menikah
dengan seorang tokoh mamalik yaitu aybak dan menyerahkan kepemimpiananya. Aybak
kemudian membunuh istrina sediri dan berkuasa secara penuh. Tentara mamalik di
bawah pimpinan qutus dan baybar berhasil merebut dan menghancurkan pasukan
mongol.
c.
Masa 3 kerejaan Besar (1500-1800 M)
Pengaruh dan
perkembangan islam pada masa ini diwakili oleh tiga kerajaan besar islam yaitu:
a)
Kerajaan turki usmani
b)
Kerajaan safawi di Persia
c)
Kerajaan mughal di india
B. Perkenbangan
Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi Islam Di Dunia
Kemajuan
pemikiran islam zaman tiga kerajaan besar kembali berkembang, tetapi tidak
sebanding dengan yang dicapai pada masa klasik islam. Umat islam bertaklid
kepada imam imam besar yang lahir pada masa klasik islam. Kalaupun ada
mujtahid, maka yang dilakukan adalah ijtihad fil mazhab, yaitu ijtihad yang
masih berada dalam batas-batas mazhab tertentu. Padamasa tiga kerajaan besar
islam. Tidak ada lagi ijtihad mutlak, hasil pemikiran besar yang mandiri dan
filsafat di anggap bidah.
Kemjuan
kemajuan yang diperoleh, khususnya pada masa turki usmani yaitu:
a.
Bidang kemiliteran dan pemerintah terdiri orang orang
cerdas dan kuat, berani, terampil, dan tangguh. Sultan sultan turki usmani
bertindak tegas, terhindar dari korupsi, amanipulasi dan nepotisme.
b.
Bidang ilmu penegtahuan dan budaya memcatat beberapa
kemajuan di antaranya tumbuh bermacam perpaduan budaya
C. Perkembangan
seni dan budaya Islam di dunia
Kedatangan
islam tidak mengubah semua budaya masyarakat yang ada. Lagu dan syair tetap di
hargai dan semakin dikembangkan. Perkembangan budaya pada masa turki usmani
memcatat banyaknya kemudahan kemudahan berasimilasi dengan bangsa asing dan
terbuka dalam menerima kebudayaan luar. Berkembangnya seni arsitektur islam
berupa bangunan mesjid yang indah. Bidang pembangunan fisik dan seni antara
lain berhasil menciptakan Isfahan, ibu kota kerajaan safawi menjadi kota yang
indah. Kerajaan mughal dapat mengembangkan program pertanian, pertambangan,
perdagangan, di bidang seni budaya juga berkembang karya seni seperti gubahan penyair
islam.
D. Contoh
Perkembangan Islam di Dunia
1. Perkembangan
Islam di Pakistan
Islam masuk di Pakistan pada masa
pemerintahan Khalifah Walid bin Abdul Mali yang berkasa dari tahun 705-715 dari
dinasti Bani Umayyah yang berpusat di Damaskus, Siria. Ketika itu, daerah Sind
di Pakistan diperintah oleh keluarga Brahmana (kasta dari agama Hindu).
Pemerintahan Sind akhirnya dapat ditahlukkan oleh pemerintah Islam di Damaskus
ketika Khalifah Walid bin Abdul Malik mengirim pasukan Islam di bawah pimpinan
Muhammad bin Qasim. Semenjak itu, Sind menjadi provinsi yang diperintah oleh
pemerintah Islam dari berbagai dinasti silih berganti sehingga banyak orang
asli daerah Sind yang memeluk Islam.
Di Pakistan banyak berdiri
organisasi keagamaan, seperti golongan Maududi dengan tokohnya bernama Abbul
A’la al-Maududi. Abul A’la al-Maududi dikenal sebagai penulis yang baik dan
menjadi redaktur majalah milik Kongres Muslimin. Banyak kaum
intelektual Islam, terutama yang belum mengenal Barat, sangat terpengaruh tulisan
al-Maududi. Organisasi yang ada sebelumnya adalah Liga Muslimin yang
berdiri tahun 1906, dan banyak berperan dalam usaha kemerdekaan Pakistan dari
India tahun 1947. Di London (Inggris) berdiri Organisasi Pusat Studi Pakistan
yang didirikan pada tahun 1981 dan bertujuan untuk mengenal Pakistan ke dunia
luar.
2. Perkembangan
Islam di India
Islam di nebara India berkembanga
sejak tahun 1206 melalui keturunan Sultan Akbar. Masuknhya Islam ke India
dibuktikan dengan adanya kerajaan Islam yang mulai berdiri sejak Dinasti
Umayyah berkuasa tahun 41 H (659) sanpai daulat itu jatuh ketangan Dinasti Bani
Abbasiyah. Sejak itu kerajaan-kerajaan Islam di India tetap bermunculan.
3. Perkembangan
Islam di Thailand
Masuknya
Islam ke Thailand berlangsung pada abad ke-10 melalui perdagangan-perdagangan
dari Jazirah Arab. Mereka menyeberkan Islam di kalangan rakyat atau penduduk
desa dan diterima dengan baik oleh rakyat Patani, kawasan selatan Thailand.
Rakyat petani memeluk Islam secara sembunyi-sembunyi. Untuk tempat ibadah,
mereka tidak membangun mesjid, tetapi hanya membangun bangunan semacam biara
karena takut kepada raja yang memang bukan muslim. Hampir selama 300 tahun
rakyat Patani memeluk agama islam secara sembunyi-sembunyi.
Pada tahun
1457, Raja Patani, Phya Tu Nakpa, dan seluruh pembesar istana memeluk Islam
berkat perjuangan ulama dari Pasai, Indonesia, yang bernama Syaikh Said.
Setelah masuk Islam, ia mengganti namanya menjadi Sultan Ismail Syah, dan Tak
Pasai (sebutan Syaikh Said) menjadi penasihat dan pengajar Islam dalam istana.
Sejak itu agama Isalam dijadikan agama resmi kerajaan Patani dan dibangunlah
masjid Pintu Gerbang. Baginda juga membuka pondok pesantren sebagai tempat
pendidikan agama Islam, sehingga Patani melahirkan ulama terkemuka. Di samping
mengajar, para alim ulama juga menulis kitab-kitab kuning berbahasa Arab dan
Arab Melayu (Jawi).
Selain
menjadi pusat pendidikan dan dakawah, Patani juga merupakan pusat perdagangan
terbesar di Asia pada zamannya. Kerajaan Patani yang telah berlangsung tiga
abad, mengundang perhatian penguasa Thaland untu menikmati kekayaan sumber daya
alamnya. Sudah berkali-kali terjadi serangan dan penguasa Thailand
sejak tahun 1985. Umat Islam di Patani pun tidak tinggal diam. Hingga kini
masjid Pintu Gerbang yang berdiri megah menjadi simbol keberadaan umat islam di
Patani.
4. Perkembangan
Islam di Amerika
Pada
seperempat abad ke-19 banyak orang Islam dari berbagai Negara datang ke
Amerika. Tujuan mereka sama dengan imigran lain, yaitu lari dari eadaan yang
tidak mereka inginkan di negerinya dan dalam rangka untuk memperoleh kehidupan
yang lebihn baik di dunia yang baru. Diantara mereka itu banya yang berhasil
memelihara identitasnya sebagai muslim, dan membentuk masyarakat yang terbesar
di beberapa kota di Amerika Serikat dan Kanada. Tahap selanjutnya agama Islam
masuk ke Amerika dibawa oleh para pedagang sutera yang datang dari berbagai
negeri yang tidak jelas asalnya. Di anratanya ada yang bernama Wallce Fard
Muhammad (Wali Fard). Beliau menyebarkan Islam mulai dari tahun 1930 dikalangan
masyarakat negro Amerika yang pada waktu itu masih kuat kepercayaannya.
Orang-orang
muslim kulit hitam di Amerika Serikat yang tergantung dalam Himpunan Dakwah
Muslim Amerika menyatakan bahwa pada masa lalu muncul seorang tokoh di kalangan
mereka bernama Fard Muhammad. Fard Muhammad mencari orang yang mempunyai
kekuatan, keberanian, dan ketetapan hati untuk menggantian kedudukannya. Fard
Muhammad ternyata dapat menemukan orang yang dikehendaki, yaitu Elijah Pook.
Tak lama kemudian Elijah Pook mengganti namanya dengan Elijah Muhammad, dan
menerima fard Muhammad sebagai gurunya. Pada tahun 1934 Fard Muhammad
digantikkan oleh Elijah Muhammad. Elijah Muhammmad taat dan setia kepada
gurunya itu selama 40 tahun. Akhirnya Fard Muhammad meninggalkan Amerika
setelah rencananya untuk memusuhi Amerika diketahui pihak berwajib. Elijah
Muhammad adalah orang yang sangat cerdas, kuat pendiriannya, dan juga mengenal
psikologi massa. Beliau bersama pengikut-pengikutnya merasa yakin bahwa dengan
agama Islam manusia dapat menemukan kebahagiaan sesungguhnya. Manusia dapat
menemukan identitas keutuhannya. Dengan dakwah yang dilakukan mereka itu
bembawa hasil yang menggembirakan, sehingga banyak tokoh-tokoh yang masuk
Islam.
5. Perkembangan
Islam di Spanyol
Di negeri Spanyol umat Islam perna
mengalami masa jayanya, yaitu ketika berada di bawah kekuasaan Daulat Bani
Umayyah mulai 713-1492 M. Banyak penninggalan dari peralatan Islam yang kini
maasih dapat disaksikan sebagai saksi sejarah. Karena begitu lama hidup dan
membentuk kultur Islam, maka sampai sekarang masih membeas pada masyarakat
Spanyol meskipun usaha penguburan terhadap seluruh nilai-nilai yang mengandung
keislamnan terus berlangsung setelah Spanyol jatuh pada naungan Kristiani.
Usaha pengekangan terhadap Islam berlangsung sampai abad ke-20 M. Baru pada
tahun 1987, undang-undang Spanyol mengangkat semua agama pada tingkat yang
sederajat dan mendapat perlakuan yang sama serta kebebasan beragama di jamin
oleh hukum. Sekarang baru mulai tampak bahwa kegiatan keislaman mulai hidup, sebagaimana
di Cordova yang pernah menjadi kota kebanggaan umat Islam tempo dulu. Di
Cordova ada peninggalan masjid yang megah dan pada akhir-akhir ini masjid raya
itu sudah pernah digunakan untuk shalat Idul Fitri dan Idul Adha.
6. Perkembangan
Islam di Belanda
Agama islam
di negeri belanda telah berkembang berkat perjuangan dari Abdul Wahid van
Bommel (warga negara belanda asli). Di sana berdiri organisasi islam Federatie
Organisaties Muslim Nederland yang diketuai oleh Abdul Wahid.
Organisasi tersebut kemudian diubah menjadi Islamitische Informatie
Cendrum. Melalui organisasi tersebut beliau berjuang menuntut hak guna
dapat menunaikan shalat wajib 5 waktu dan termasuk shalat jumat.
Pada tahun
1971 jumlah umat islam mencapai 54.300 dan meningkat pesat pada tahun 1993
menjadi 560.300 jiwa. Kenaikan rata-rata 0,6% setahun. Umat islam
itu berasal dari turki (46%), Maroko (38,8%), Suriname (6,2%), pakistan (2,2%),
Mesir (0,7%), Tunisia (0,9%), Indonesia (1,6%) dan lainnya, termasuk warga
negara asli belanda (3,9%).
Pada tahun
1990 jumlah mesjid sudah mencapai 300 buah di seluruh belanda, jumlah itu
meningkat jauh dari tahun 1971 yang hanya beberapa buah mesjid maluku, An-Nur,
di Balk.
7. Perkembangan
Islam di Inggris
Dalam
penyebaran Islam di inggris, Mozabores adalah seorang yang sangat berjasa dalam
menyebarkan ilmu pengetahuan islam. Mozabores mengganti namanya menjadi petrus
al-ponsi. Ia juga seorang dokter istana raja inggris, Henry I. Itulah sebabnya
di negeri itu perkembangan islam cukup baik. Pengembangan islam dilakukan pada
hari-hari libur, seperti hari sabtu dan ahad, baik untuk anak-anak maupun orang
dewasa.
8. Perkembangan
Islam di Australia
pada abad
ke-20 M perkembangan masjid di Australia cukup mengembirakan karena banyak
masjid yang dibuat oleh arsitek yang berasal dari penduduk pribumi Australia,
diantaranya sebagai berikut.
a.
Pada tahun 1907 di Brisbane didirikan masjid yang
indah dan besar oleh arsitek Sharif Aborsi dan Ismeth Abidin.
b.
Pada tahun 1967 di Queensland didirikan mesjid lengkap
dengan islamic center di bawah pimpinan Fethi Seit Mecea.
c.
Pada tahun 1970 di Mareebe diresmikan sebuah masjid
yang mampu memuat 300 jamaah dengan imamnya H. Abdul Lathif.
d.
Di kota Sarrey Hill dibangun Masjid Raya Faisal dengan
bantuan pemerintah Arab Saudi.
e.
Di Sidney dibangun Masjid dengan biaya 900.000 dolar.
9. Perkembangan
Islam di Sudan
Islam masuk
ke Sudan pada masa perluasan yang dilakukan oleh Abdullah bin Said bin Abi
Sarah. Ia mencoba memasuki kota Noubah dua kali pada pemerintahan Utsman bin
Affan, yaitu pada tahun 20 H (640 M) dan tahun 31 H (651 M). Kerajaan Islam di
Sudan yang terkenal antara lain Kerajaan al-Funji 1505-1820 M, Kesultana
Darafura tahun 1638-1875 M, dan Kerajaan Toqli tahun 1570 sampai akhir abad
ke-19.
Republik
Sudan beribukota di Khortum. Jumlah penduduknya 16.911.000 yang beragama Islam
14.375.000= 85%. Penyebaran Islam di Sudan dengan cara mengajarkan ilmu tasawuf
dan ajaran filsafat.
10. Perkembangan
Islam di Baghdad
Kota Baghdad
didirikan oleh khalifah Abbasyiah kedua, yaitu Jafar Al Mansur pada tahun 762
M. Baghdad yang artinya taman keadilan ini dibangun oleh berbagai ahli bangunan
dari mulai arsitek, senuman sampai para tukang kayu dan tukang batu serta
tukang pahat yang didatangkan dari Syiria, Mosul, Basrah dan Kuffah dengan
memperkerjakan sekitar 100.000 orang.
Kota ini
berbentuk bundar dan dikelilingi oleh tembok yang tinggi serta parit yang
berfungsi sebagai saluran air dan benteng pertahanan. Untuk memasuki kota
baghdad dapat melalui empat pintu, yaitu:
a.
Dari sebelah barat daya melalui pintu Bab al Kuffah
b.
Dar sebelah barat laut melalui pitu Bab al Syam
c.
Dari sebelah tenggara melalui pintu Bab al Basrah
d.
Dari sebelah timur laut melalui pintu Bab al Khurasan
Diantara
pintu gerbang dibagi 28 menara sebagai tempat pengawal negara. Di atas pintu gerbang
dibangun suatu istana peristirahatan yang dihiasi berbagai ukiran indah dan
karya seni yang mengagumkan.
Dari kota
Baghdad ini memancarkan berbagai sinar kebudayaan dan peradaban islam
diberbagai dunia. Mulai supermasi hukum, ekonomi, politik dan kegiatan
intelektual, bahkan di kota ini didirikab universitas pertama yang terkenal
yaitu “Baitul Hikmah”. Dari kota baghdad ini lahir berbagai ilmuan yang ahli
dalam berbagai disiplin ilmu, seperti Al Khawarizmi, seorang ahli astronomi,
fisika, dan penemuan ilmu Al Jabar serta Al Kindi dan Ar Razi,
filosof,fisikawan, dan ahli ilmu kedokteran.
Demikian
pula para imam mazhab besar dalam ilmu hukum islam, seperti Imam Hanafi, Imam
Syafi’i, dan Imam Hambali juga ulama besar pendiri tarekat Qadiriyah, yaitu Syekh
Imam Abdul Qadir Jaelani.
11. Perkembanagan
Islam di Mesir
Kairo sebagai ibu kota Mesir,
dibangun pada tanggal 17 sya’ban 358 H oleh panglima perang dalam Dinasti
Fatimiyah, Jawhar Al Sigili. Ia pula yang membangun Masjid Al Azhar yang
kemudian berkembang enjadi universitas terkemuka yaitu Universitas al Azhar.
Kota Kairo mengalami masa kejayaan pada masa Dinasti Fatimiyah, masa Shalahudin
al Ayubi, dan Dinasti Mamalik. Pada masa Al Muiz dilakukan tiga kebijakan
besar, yaitu pembaharuan dalam bidang administrasi mengangkat seorang Wazir (menteri),
dalam bidand ekonomi, menggaji khusus tentara dan pejabat negara, dan dalam
masalah agama mengembangkan sikap toleransi beragama dengan mendirikan empat
lembaga peradilan.
Pada masa pemerintahan al Hakim juga
didirikan lembaga ilmu pengetahuan yang mirip dengan di baghdad yaitu “Baitul
Hikmah”. Karya-karya ilmu pengetahuan yang muncul pada masa itu ialah
kamus-kamus, biografi, kompodium sejarah, manual hukum, komentar teologi, dan
ilmu kedokteran, bahkan didirikan rumah sakit khusus untuk orang yang cacat
pikiran.
E. Hikmah
Perkembangan Islam di Dunia
Ada beberapa
hal yang dapat kita ambil hikmahnya setelah kita belajar sejarah perkembangan Islam, yaitu antara lain:
1)
Perbedaan paham atau aliran di kalangan umat islam di
dunia ternyata sangat banyak. Apabila hal ini diwarnai dengan tolerensi, maka
yang terjadi adalah kemajuan dan kehidupan yang damai. Akan tetapi apabila
perbedaan itu dipertentangkan maka akan terjadi kemunduran
2)
Sesungguhnya ajaran islam itu adalah cinta damai.
3)
Apabila pemimpin cinta ilmu dan masyarakat pun gemar
belajar akan berdampak pada perkembangan dan kemajuan suatu Negara.
4)
Melalui sejarah, kita dapat mencari upaya antisipasi
agar kekeliruan yang mengakibatkan kemunduran dan kegagalan di masa lalu tidak
terjadi lagi.
5)
Perselisihan dan ketidak percayaan terhhadap sesame
ternyata membawa kemunduran bahkan kehancuran.
6)
Pengalaman pelaku sejarah dapat dijadikan contoh dan
inspirasi dalam berfkir dan bertindak agar kejayaan islam dapat berkembang
tanpa mengenal batas waktu
7)
Kecerdasan menyebabkan kemajuan dan rakyat hidup
makmur.
8)
Sikap fanatic dan tidak memenfaatkan akal sedikitpun
akanmembawa dampak terhadap perkembangan ijtihad. Umat islam harus berfikir
untuk mencari inovasi baru demi kemajuan ilmu dan kemakmuran negeri.
9)
Menggali ilmu pengetauan untuk membuat hasil karya
yang bermanfaat baik berupa teknologi maupun system yang membawa kemajuan
negeri dan kesejahtaraan rakyat.[4]
10)
Hanya dengan kerja keras dan usaha yang maksimal, apa
yang diinginkan akan berhasil. Hal ini dapat dilihat bahwa Islam berkembang
dengan baik di berbagai belahan dunia adalah atas usaha yang maksimal umat
muslim.
11)
Perjuangan yang tak pernah putus asa menjadi motivasi
bagi kita dalam ber amar ma’ruf nahi mungkar.
12)
Sesama muslim adalah saudara, meskipun dari berbagai
benua dan negara yang berbeda. Persaduaraan itu di ikat adanya aqidah atau
ketuhanan yang satu Allah dan kitab suci yang satu yaitu Al Qur’an.
13)
Pelajaran yang dapat diambil dari sejarah dapat
menjadi pilihan ketika mengambil sikap. Bagi orang yang mengambil jalan
sesuai dengan ajaran dan petunjuk Nya, orang tersebut akan mendapat keselamatan
14)
Dalam sejarah, dikemukakan pula masalah sosial dan
politik yang terdapat di kalangan bangsa-bangsa terdahulu. Semua itu agar
menjadi perhatian dan menjadi pelajaran ketika menghadapi permasalahan yang
mungkin akan terjadi
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Perkembangan Islam di dunia di awali
ketika nabi Muhammad SAW mendapatkan wahyu dari Allah SWT., dimana agama Islam
pertama kali datang. Setelah Rasulullah wafat, maka perkembangan Islam
dilanjutkan oleh para Sahabat Nabi, dan selanjutnya dilanjutkan oleh umat
muslim sampai pada zaman modern sekarang ini. Sejalan dengan perkembangan
zaman, Agama Islam telah mengalami kemajuan hingga sampai pada saat sekarang
yang dipengaruhi oleh perkembangan ilmu dan teknologi. Adapun perkembangan
islam di dunia dapat dibagi kedalam beberapa bidang perkembangan yakni:
dibidang Agama, Politik, Ekonomi, Ilmu Pengetahuan, Teknologi, seni
dan budaya Islam. Dari kesemua bidang tersebut diatas, mengalami perkembangan
secara bertahap, hingga sampai pada saat sekarang ini.
Dengan adanya sejarah yang mencatat
bagaimana perkembangan islam semenjak awal datangnya Islam, hingga sampai pada
saat sekarang ini Islam berkembang secara pesat maka kita dapat mengambil
hikmah dari sejarah terdahulu tersebut. Yang mana hal-hal yang baik dari cerita
sejarah, dan mendatangkan manfaat dapat kita jadikan pedoman dalam kehidupan.
Dan meninggalkan serta mengambil pelajaran dari hal-hal yang tidak baik yang
terjadi pada masa perkembangan islam terdahulu.
DAFTAR PUSTAKA
Aminuddin,
dkk, Pendidikan Agama Islam, Jakarta: Bumi Aksara, 2008.
Ilmi
Bachrul, Pendidikan Agama Islam, Bandung: Grafindo Media
Pratama, 2007.
Margiono,
dkk, Pendidikan Agama Islam 3 Lentera Kehidupan, Jakarta: Yudhistira,
2007.
Komentar
Posting Komentar