MAKALAH
PEMANASAN GLOBAL
Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata
Pelajaran IPA
Nama Kelompok :
1. Rojikin
2. Subkhan
3. Widia Nur Hawa
4. Yuli Indra Sapitri
Kelas : VII C
DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BREBES
SMP NEGERI 02
SONGGOM
Jl. Raya Jatirokeh Kecamatan Songgom Kabupaten
Brebes
KATA PENGANTAR
Puji dan Syukur kami ucapkan kehadirat
Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga kami dapat
menyelesaikan makalah ini. Tidak lupa kami haturkan sholawat dan salam kepada
junjungan nabi besar Muhammad SAW yang telah mengantarkan kita ke zaman yang
terang benderang.
Kami ingin mengucapkan terima kasih
kepada semua pihak yang secara langsung maupun tidak langsung telah membantu
dalam penyusunan makalah ini. Berkat dorongan serta bantuan mereka kami dapat
menyelesaikan makalah ini.
Kami sadar bahwa makalah ini masih jauh
dari kata sempurna dan penuh kekurangan. Maka dari itu, kritik maupun
saran yang sifatnya membangun dari berbagai pihak sangat diperlukan demi
menyempurnakan makalah ini. Akhir kata kami berharap makalah ini dapat menjadi
bahan informasi dan penunjang bagi kita semua.
Brebes, April 2018
Penyusun
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ............................................................................... i
DAFTAR ISI ............................................................................................... ii
BAB I PENDAHULUAN ........................................................................... 1
A.
Latar Belakang .................................................................................. 1
B.
Rumusan Masalah ............................................................................. 1
C.
Tujuan ................................................................................................ 1
BAB II LANDASAN TEORI .................................................................... 2
2.2 Dampak Pemanasan Global ............................................................ 4
2.3 Cara Penanggulangan Pemanasan Global ....................................... 4
BAB IV PENUTUP .................................................................................... 6
A.
Kesimpulan ........................................................................................ 6
B.
Saran .................................................................................................. 6
DAFTAR PUSTAKA ................................................................................. 7
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Dari tahun ketahun kita dapat
merasakan perubahan cuaca yang semakin tidak menentu bahkan bisa
sampai ekstrim. Dalam satu hari pada saat siang hari cuacanya sangat panas,
sedangkan pada sore sampai malam hari hujan melanda. Kejadian ini sering
disebut dengan nama pemanasan global atau global warming, dimana terjadi
peningkatan suhu di permukaan bumi. Selain itu sekarang juga telah
terjadi El Nino dan La Nina adalah merupakan dinamika atmosfer
dan laut yang mempengaruhi cuaca di sekitar laut Pasifik. El Nino dan La Nina sendiri
sebenarnya adalah bentuk penyimpangan pola cuaca.
Karena hal inilah maka dalam makalah
ini kami akan membahas tentang pemanasan global dan penyimpangan pola cuaca
seperti El Nino & La Nina, hal-hal yang menyebabkannya, akibat yang
ditimbulkannya, serta solusi dalam mengatasinya agar dapat
meminimalisir dampak yang ditimbulkan. Makalah ini disusun berdasarkan
informasi dari berbagai sumber di internet sebagai pendukung dan menyempurnakan
pembahasan yang terdapat di makalah ini.
B. Rumusan Masalah
a. Apa penyebab terjadinya pemanasan global?
b. Apa saja dampak dari pemanasan global?
c. Bagaimana solusi mengatasi pemanasan global?
C. Tujuan
Tujuan dibuatnya makalah ini adalah
untuk memberikan informasi lebih dalam mengenai pemanasan global serta
penyimpangan pola cuaca yang terjadi saat ini, disamping itu juga tujuan dari
pembuatan kliping ini adalah :
1.
Untuk melengkapi tugas mata pelajaran IPA
2.
Agar siswa dan siswi SMP NEGERI 02 SONGGOM mampu menjelaskan
penyebab terjadinya pemanasan global.
3.
Agar siswa dan siswi SMP NEGERI 02 SONGGOM bisa menyebutkan
dampak pemanasan global
4.
Agar siswa dan siswi SMP NEGERI 02 SONGGOM mampu memberikan
solusi dalam mengatasi pemanasan global
BAB II
LANDASAN TEORI
Pemanasan global (Global
Warming) adalah proses peningkatan suhu rata-rata atmosfer, laut, dan
daratan bumi. Suhu rata-rata global pada permukaan bumi telah meningkat 0.74 ±
0.18°C (1.33 ± 0.32°F) selama seratus tahun terakhir.Intergovernmental Panel
on Climate Change (IPCC)menyimpulkan bahwa, sebagian besar peningkatan
temperatur rata-rata global sejak pertengahan abad ke-20 kemungkinan besar
disebabkan oleh meningkatnya konsentrasi gas-gas rumah kaca akibat aktivitas
manusia melalui efek rumah kaca.
Meningkatnya suhu global akibat
pemanasan global diperkirakan akan menyebabkan perubahan-perubahan yg lain
seperti naiknya permukaan air laut, meningkatnya intensitas fenomena cuaca yg
ekstrim, serta perubahan jumlah dan pola presipitasi (turunnya air dari
atmosfer, misal hujan, salju). Akibat-akibat pemanasan global yg lain adalah
terpengaruhnya hasil pertanian, hilangnya gletser, dan punahnya berbagai jenis
hewan.
Pemanasan global (Global
Warming) adalah proses peningkatan suhu rata-rata atmosfer, laut, dan
daratan bumi. Suhu rata-rata global pada permukaan bumi telah meningkat 0.74 ±
0.18°C (1.33 ± 0.32°F) selama seratus tahun terakhir.Intergovernmental Panel
on Climate Change (IPCC)menyimpulkan bahwa, sebagian besar peningkatan
temperatur rata-rata global sejak pertengahan abad ke-20 kemungkinan besar
disebabkan oleh meningkatnya konsentrasi gas-gas rumah kaca akibat aktivitas
manusia melalui efek rumah kaca.
Menurut
Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC), yaitu sebuah kelompok
peneliti yang konsen meneliti dan mengamati tentang berbagai hal yang berkaitan
dengan perubahan iklim, setiap beberapa tahun sekali melakukan pertemuan dan
diskusi untuk membahas berbagai hal yang berhubungan dengan penemuan-penemuan
terbaru terkait dengan perubahan iklim khususnya pemanasan global. Dari
berbagai diskusi ilmiah tersebut, para peneliti yang tergabung dalam IPCC
menyimpulkan bahwa peningkatan rata-rata suhu global bumi disebabkan oleh
meningkatnya konsentrasi gas-gas rumah kaca yang kemudian dikenal dengan
istilah efek rumah kaca.
Berikut ini beberapa hal-hal yang
menyebabkan pemanasan global, antara lain:
1) Polusi Karbondioksida Dari
Pembangkit Listrik Bahan Bakar Fosil
Ketergantungan kita yang semakin meningkat pada listrik dari
pembangkit listrik bahan bakar fosil membuat semakin meningkatnya pelepasan gas
karbondioksida sisa pembakaran ke atmosfer. Sekitar 40% dari polusi
karbondioksida dunia, berasal dari produksi listrik Amerika Serikat. Kebutuhan
ini akan terus meningkat setiap harinya. Sepertinya, usaha penggunaan energi
alternatif selain fosil harus segera dilaksanakan. Tetapi, masih banyak dari
kita yang enggan untuk melakukan ini.
2) Polusi Karbondioksida Dari
Pembakaran Bensin Untuk Transportasi.
Sumber polusi karbondioksida lainnya berasal dari mesin
kendaraan bermotor. Apalagi, keadaan semakin diperparah oleh adanya fakta bahwa
permintaan kendaraan bermotor setiap tahunnya terus meningkat seiring dengan
populasi manusia yang juga tumbuh sangat pesat. Sayangnya, semua peningkataan
ini tidak diimbangi dengan usaha untuk mengurangi dampak.
3) Gas Metana Dari Peternakan &
Pertanian.
Gas metana menempati urutan kedua setelah karbondioksida
yang menjadi penyebab terdinya efek rumah kaca. Gas metana dapat bersal dari
bahan organik yang dipecah oleh bakteri dalam kondisi kekurangan oksigen,
misalnya dipersawahan. Proses ini juga dapat terjadi pada usus hewan ternak,
dan dengan meningkatnya jumlah populasi ternak, mengakibatkan peningkatan produksi
gas metana yang dilepaskan ke atmosfer bumi.
4) Aktivitas Penebangan Pohon
Seringnya penggunaan kayu dari pohon sebagai bahan baku
membuat jumlah pohon kita makin berkurang. Apalagi, hutan sebagai tempat pohon
kita tumbuh semakin sempit akibat beralih fungsi menjadi lahan perkebunan
seperti kelapa sawit. Padahal, fungsi hutan sangat penting sebagai paru-paru
dunia dan dapat digunakan untuk mendaur ulang karbondioksida yang
terlepas di atmosfer bumi.
5) Penggunaan Pupuk Kimia Yang
Berlebihan
Pada kurun waktu paruh terakhir abad ke-20, penggunaan pupuk
kimia dunia untuk pertanian meningkat pesat. Kebanyakan pupuk kimia ini
berbahan nitrogenoksida yang 300 kali lebih kuat dari karbondioksida sebagai
perangkap panas, sehingga ikut memanaskan bumi. Akibat lainnya adalah pupuk
kimia yang meresap masuk ke dalam tanah dapat mencemari sumber-sumber air minum
kita.
2.2
Dampak Pemanasan Global
Para ilmuwan
telah memprediksikan bahwa pemanasan global yang terus meningkat ini, akan
menimbulkan beberapa dampak negatif bagi alam khususnya kehidupan di muka bumi.
Pemanasan global diperkirakan akan mempengaruhi kestabilan cuaca, populasi
satwa, produktivitas hasil pertanian, air laut, bahkan hingga kondisi sosial
politik nantinya.
Berikut ini akibat yang ditimbulkan oleh terjadinya pemanasan
global:
1)
Kenaikan Permukaan Air Laut Seluruh Dunia
2) Peningkatan
Intensitas Terjadinya Badai
3) Menurunnya
Produksi Pertanian Akibat Gagal Panen
4) Makhluk
Hidup Terancam Kepunahan
5)
Terumbu Karang Menghilang
6)
Krisis
Air Bersih
7)
Wabah
Penyakit
8)
Terjadinya Penyimpangan
Pola Cuaca El Nino dan La Nina
2.3
Cara
Penanggulangan Pemanasan Global
Melihat luasnya
dampak negatif yang akan ditimbulkan oleh isu pemanasan global ini, maka ada
baiknya manusia mulai memikirkan upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi
pemanasan global. Baik secara individu, kelompok maupun masyarakat.Ada beberapa
cara ampuh mengurangi dan mengatasi pemanasan global yaitu :
1.
Program Menanam
Pohon, Kampanye
pun sudah di lakukan oleh pemerintah pusat dan daerah, perusahaan besar pun
sudah mengalokasikan dana Corporate Social Responsibiliy (CSR)-nya
untuk menanam pohon.
Tidak sampai di situ saja,
banyak gerakan organisasi masyarakat yang gemar menggalakan menaman pohon,
bahkan ada yang dengan suka rela membagi pohon gratis untuk di tanam setiap
rumah. Kini banyak pihak yang sepakat bahwa menanam
pohon adalah satu cara untuk mencegah pemanasan global. Hanya saja, perlu lebih
baik lagi dalam perencanaan dan pelaksanaannya.
2.
Kurangi Bangunan Rumah Kaca, Banyaknya
bangunan rumah kaca membuat suhu panas bisa meningkat beberapa derajat
celcius. Oleh sebab itu, harus di kurangi, harus ada kebijakan pemerintah
yang tegas tentang pembangunan gedung-gedung yang mencoba mencakar langit
(walau tida bisa). Aspirasi ini harus terus di sampaikan, kalau bisa
pemerintah memberikan denda kepada pengembang properti (developer) yang
membangun rumah tanpa menganalisa tentang dampak lingkungan dalam proyek
mereka.
3.
Cerdas Dalam Berkendara, Negara maju sudah
banyak yang melakukan hal ini. Budaya berkendara dengan cerdas sudah di
contohkan oleh mereka. Bahkan ada tempat parkir khusus sepeda yang di tata
dengan rapi. Ya, banyak negara maju menggunakan sepeda untuk berpergian, seperti ke
kantor atau ke sekolah.
4.
Hemat Listrik, Listrik juga menjadi faktor dalam menaikan suhu panas. Jika
demikian alangkah bijaknya untuk membiasakan hemat listrik. Seperti di rumah,
ketika siang hari mematikan alat listrik yang tidak digunakan lagi.
5.
Jangan Tebang Pohon Sembarangan (ilegal loging), Ini yang masih sulit untuk di lakukan oleh
masyarakat kita. Bisa kita lihat setiap tahun berapa hektar lahan
hutan yang terbakar, sehingga menjadi lahan yang tandus. Tidak terhitung lagi
kerugian negara karena hutan yang habis di bakar oleh oknum tidak bertanggung
jawab. Anda bisa bayangkan butuh berapa lama untuk menunggu pohon untuk
tinggi? Ya, butuh bertahun – tahun, bahkan puluhan tahun.
6.
Kurangilah
penggunaan sampah plastik, Hampir semua sampah plastic menghasilkan gas berbahaya
ketika dibakar. Atau Anda juga dapat membantu mengumpulkannya untuk didaur
ulang kembali. Lebih
baik bawa tas yang bisa dipakai ulang untuk mengurangi
penggunaan plastik.
BAB IV
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Pemanasan
global (Global Warming) adalah proses peningkatan suhu
rata-rata atmosfer, laut, dan daratan bumi. Suhu rata-rata global pada
permukaan bumi telah meningkat 0.74 ± 0.18°C (1.33 ± 0.32°F) selama seratus
tahun terakhir.Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC)menyimpulkan
bahwa, sebagian besar peningkatan temperatur rata-rata global sejak pertengahan
abad ke-20 kemungkinan besar disebabkan oleh meningkatnya konsentrasi gas-gas
rumah kaca akibat aktivitas manusia melalui efek rumah kaca. Berikut ini
beberapa hal-hal yang menyebabkan pemanasan global, antara lain gas metana pada
peternakan & pertanian,polusi karbondioksida ,aktivitas penebangan pohon &
penggunaan pupuk kimia yang berlebihan. Akibat-akibat pemanasan global diantaranya adalah
wabah penyakit, penurunan hasil pertanian, naiknya permukaan air laut, dan
punahnya berbagai jenis hewan. Beberapa cara untuk mengurangi pemanasan global
adalah menghemat listrik, mengurangi bangunan kaca, mengurangi penggunaan
plastik, & menanam pohon.
B.
Saran
Kita
harus menjaga kelestarian bumi kita agar dapat mengurangi pemanasan global.
Dengan cara yang sederhana pun sebenarnya kita telah membantu mengurangi
pemanasan global. Contohnya lebih memilih naik sepeda untuk ke warung yang
jaraknya dekat dengan rumah, mematikan listrik yang tidak digunakan
& menanam pohon. Hal hal kecil inilah justru dianggap sepele oleh sebagian
orang. Jika kebiasaan ini terus menerus dilakukan maka akan membuat pemanasan
global semakin parah.
DAFTAR PUSTAKA
Komentar
Posting Komentar