Langsung ke konten utama

MAKALAH MACAM – MACAM OLAHRAGA BOLA BESAR DAN BOLA KECIL





MAKALAH
MACAM – MACAM OLAHRAGA
BOLA BESAR DAN BOLA KECIL





Disusun Untuk Memenuhi Salah Satu Mata Pelajaran

DISUSUN OLEH :

RISMATUL AULA AMANDA

KELAS : X IPS 4


DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BREBES
SMA NEGERI 01 LARANGAN
Jl.Raya Barat Sitanggal, Kec.Larangan, Kab.Brebes
2018


KATA PENGANTAR


Assalammualaikum Wr.Wb
Puji syukur penulis kami Haturkan kehadirat Allah SWT atas segala rahmat, nikmat, taufik, serta hidayah-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah ini tepat waktu.
Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada semua pihak yang telah membantu dalam proses pengerjaan makalah ini. Diantaranya kami tujukan kepada :
1.       Bapak dan Ibu guru  yang telah membimbing  sehingga terselesaikan makalah ini terus membagi ilmunya kepada kami
2.       Teman -  teman seangkatan yang telah banyak membantun dalam proses penyelesaian makalah ini.
3.       Semua pihak yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu yang telah dengan iklas membantu penulis
 Adapun makalah ini penulis beri judul “Permaianan Bola Besar dan Bola Kecil ”.  Seperti halnya kata pepatah,“ Tak Ada Gading Yang Tak Retak”. Meskipun dalam penulisan makalah ini penulis telah mengoptimalkan kemampuan yang penulis miliki, tentunya masih banyak kekurangan-kekurangan didalamnya. Untuk itu penulis mohon maaf.
     Akhir kata, semoga penyusunan dan penulisan makalah ini memberikan manfaat bagi penulis khususnya dan bagi pembaca pada umumnya.
Brebes,.....Agustus 2018
Penulis


















DAFTAR ISI


KATA PENGANTAR .............................................................................................. i
DAFTAR ISI ............................................................................................................. ii

BAB I PENDAHULUAN .......................................................................................... 1
1.1 Latar Belakang .............................................................................................. 1
1.2 Rumusan Masalah ......................................................................................... 1
1.3 Tujuan .......................................................................................................... 1
BAB II PEMBAHASAN ........................................................................................... 2
A.     Permainan bola besar ..................................................................................... 2
a.       Permainan sepak bola  ............................................................................. 2
b.      Permainan bola volley ............................................................................. 5
c.       Permainan bola basket ............................................................................. 8
B.     Permainan bola kecil ...................................................................................... 11
a.       Permainan bulu tangkis............................................................................. 11
b.      Permainan tenis Meja ............................................................................... 13
c.       Permainan kasti ........................................................................................ 15
BAB III  PENUTUP ................................................................................................. 17
A.     Kesimpulan .................................................................................................... 17
DAFTAR PUSTAKA ................................................................................................ 18

BAB I
PENDAHULUAN


1.1    Latar Belakang
Olahraga adalah gerakan-gerakan yang dapat menyehatkan tubuh.Dengan olahraga tubuh akan merasa segar dan bugar. Oleh karena itu, olahraga sangat penting dalam kehidupan ini.
Olahraga dapat berupa gerakan-gerakan tertentu dan juga berupa permainan.Olahraga yang berupa gerakan-gerakan tertentu diantaranya senam, yoga dan juga jogging. Sedangkan olahraga yang berupa permainan diantaranya sepak bola, bola voli dan juga bola basket.
Permainan bola terbagi menjadi dua bagian yang pertama permainan bola besar dan permainan bola kecil.Permainan bola besar terbagi menjadi beberapa macam yaitu : 1.Sepak bola 2.bola voli 3.bola basket 4.bola tangan.   Sedangkan permainan bola kecil terbagi menjadi beberapa macam yaitu: 1.badminton 2.tenis meja 3.pemainan Golf   4.baseball
Pada olahraga permainan bola kecil ada yang menggunakan alat, seperti bulu tangkis, tenis meja (ping-pong), tennis dan kasti. Dan ada yang tidak menggunakan alat. Di Indonesia permainan bola kecil bukan menjadi hal yang asing lagi, karena sudah menjadi makanan pokok sehari – hari. Bahkan di Indonesia juga diadakan Kejurnas (Kejuaraan Nasional) untuk permainan bola kecil.
Dalam  dalam makalah  ini, penulis akan membahas tentang Permainan Bola Besar dalam memenuhi tugas dari mata pelajaran olahraga.
1.2    Rumusan Masalah
1.      Apa Sejarah dari masing masing permainan bola besar dan bola kecil ?
2.      Apa Saja yang termasuk Permainan Bola Besar ?
3.      Apa Saja yang termasuk permainan bola kecil ?
4.      Bagaiamana tekhnik dasar dalam olahraga bola besar ?
5.      Bagaiamana tekhnik dasar dalam olahraga bola besar ?
1.3    Tujuan
1.      Untuk memenuhi tugas mata pelajaran di sekolah
2.      Agar Siswa dan siswi SMAN 1 Larangan memahami sejarah dari masing – masing olahraga
3.      Agar Siswa dan siswi SMAN 1 Larangan mengetahui apa saja permainan bola besar
4.      Agar Siswa dan siswi SMAN 1 Larangan mengetahui apa saja permainan bola kecil
5.      Agar Siswa dan siswi SMAN 1 Larangan mengetahui tehnik – tehnik yang ada di olahraga bola besar dan bola kecil




BAB II
PEMBAHASAN


A.     Permainan Bola Besar (Sepak Bola)
1.      Permainan Sepak bola
Sepak bola dikenal sejak ribuan tahun yang lalu. Bukti ilmiah ini memperlihatkan, di Cina sejak dinasti  Han ada semacam sepakbola yang disebut “tsu chu” untuk melatih fisik para tentaranya. Di Jepang juga dikenal semacam  tsu sejak 1500 tahun lalu. Di Yunani juga dikenal dengan nama “epyskiros” dan diromawi kondang engan nama “harpastum” yaitu permainan dengan bola kecil, umumnya beberapa permainan  Yang berusaha menggiring bola ke piuhak lawan. Ada dugaan bahwa orang – orang Romawi bahwa Permainan intu ke inggris.Kemudian inggris memulai  perkembangan permainan  dengan sempurna sehingga menjadi permainan sepak bola seperti sekarang. Tanggal 26 Oktober 1863 Berdirilah The Football Assoociation di Landon.Organisasi ini menyusun permainan sepak bola.Pada tanggal 21 mai 1904,berdiri pula Federasi sepak bola internasional (FIFA ) di Paris kemudian pada tahun1930 Julius Rimet  Menyelenggarakan kejuaraan dunia pertama yang bertempat di Uruguai.
2.      Tehnik Dasar Permainan Sepak Bola.        
1)      Menendang Bola
Menendang bola adalah menyentuh,mendorong atau menyepak bola.Agar dapat menjadi pemain  sepak bola yang berkualitas,seorang pemain perlu dan factor dan utama mengembangkan kemahiran dalam menendang bola.Tujuan dalam menendang bola .Tujuan dalam menendang bola dalam hal ini adalah  untuk mengumpan, menembak ke gawang agar Ter jadi gol,dan untuk menghalau atau menyapu dalam rangka menggagalkan serangan atau permainan lawan.
Ditinjau dalam perkenaan bagian kaki terhadap bola ,maka menendang dapat dibedakan menjadi 4 macam,yaitu menendang dengan:    
1.      Kaki bagian dalam
2.      Kaki bagian luar
3.      Punggung kaki
4.      Punggung  kaki bagian dalam
2)      Mengontrol Bola
Mengontrol bola merupakan salah satu teknik dalam permainan sepakbola yang digunakan untuk menghentikan datangnya bola dengan cara menggunakan salah satu anggota badan (kaki,paha,badan)  tujuan mengontrol bola adalah untuk mengatur tempo permainan, mengalihkan laju permainan, dan memudahkan untuk mengoper dan mengumpan bola.        
Bagian anggota tubuh yang biasanya digunakan untuk mengoper bola biasanyaadalah kaki, paha, dan dada bagian kaki yang biasanya digunakan untuk mnghentikan bola adalah kaki bagian dalam, kaki bagian luar, punggung kaki, dan telapak kaki.
3)      Menggiring Bola
Begitu anda telah menguasai bola, mungkin anda ingin melakukan operan atau tembakan langsung tapi hala yang paling menarik dari bola adalah membiarkan bola tetap dalam kendali anda dan menggiringnya di lapangan. Bila anda memperhatikan penggiring bola yang baik, bola tersebut seolah –olah menempel pada kakinya pada saat dia sedang lari. Tujuan inilah yang harus dicapai.
Menggiring bola adalah menendang (menyentuh,mendorong) bola perlahan sambil berjalan atau berlari. Adapupuntujuan dari mengiring bola adalah untuk :
1.    Membawa bola kearah Gawang
2.    Melewati lawan
3.    Memperlambata atau mengatur irama permainan
Bagian kaki yang digunakan untuk menggiring bola adalah sama dengan bagian kaki untuk menendang bola
3.      Peraturan Permainan Sepak Bola
a)      Lapangan Sepak Bola
1)      Bentuk lapangan .Lapangan sepak bola berbentuk empat persegi panjang dengan panjang antara 91,8m-120m, lebarnya antara 46,9m-91,8 (untuk petandingan internasional panjang lapangan antara 100m-110m Danlebarnya antara 64,26m-73,44m).
2)      Pembatasan lapangan. Lapangan permainan dibatasasi dengan garis yang jelas lebarnya tidak lebih 15cm. bendera sudut lapangan tidak lebih dari 1,5m. dan diletakkan pada keempat sudut lapangantitik tengah lapangan ditandai dengan titikyang jelas dan dikelilingi lingkaran tengah dengan jari-jari 9,15m.
3)      Garis kotak gawang. Didepan gawang terdapat garis gawang sepanjang 18,30m yang berjarak 5,5m didepan gawang.
4)      Daerah penalti. Pada setiap ujung lapangan digambar dua garis sejajar dengan panjang lapangna dan berjarak masing-masing 16,5m dari tiang gawang. Garis ini disatukan oleh sebuah garis lain yang panjangnya 40,3m sejajar dengan  lebar lapangan sejauh 16,5m didepan gawang. Daerah yang diapit oleh garis ini disebut daerah tendangan hukuman. Didalam daerah hukuman terdapat sebuah titikyang jaraknya 11m dari titik tengah garis gawang.
5)      Daerah sudut pada setiap bendera sudut terdapat seperempat lingkaran yang berjari –jari 1 meter.
6)      Gawang. Gawnag diletakkan ditengah garis gawan, yang terdiri dari dua tiang tegak, yang tingginya 2,44m dan dihubungkan bdenan tiang horizontal (*yang panjangnya 7,32m). lebar tiang gawang tidak boleh lebih dari 15cm.
7)      Bola.
1.      Bola berbentuk bulat, bagian luar terbuat dari kulit atau bahan lain yang Tidak membahayakan
2.      Keliling bola tidak lebih dari 71cm dantidak kurang dari 68cm.
3.      berat bola tifak lebih dari 453 gram dan tidak kurang dari 396 gram
4.      Tekanan udara 0,6-1,1 atmosfir
8)      Jumlah Pemain. 
1.      Jumlah pemain 11 orang salah satu diantaranya sebagai penjaga gawang
2.      Jumlah pemain cadangan dari setiap regu maksimal 7 orang
3.      Nama pemain cadangan harus diserahkan ke panitia pertandingan agar dapat ikut bertanding
9)      Off – Side. Pemain tidak diperkenankan memainkan bola pada saat bola sedang berada dalam posisi offside. Jika berada lebih dekat dengan garis gawang lawan dibandingkan dengan bola pada saat bola tersebutsedang dioper kearah anda, kecuali terdapat dua orang pemain lawan atau lebih yang setidaknya berada sama dekatnya dari garis gawang mereka. Anda tidak dikatakan offside jika berada dalam daerah pertahanan daerah anda sendiri.   
Lapangan Sepak Bola




B.     Permainan Bola Voli        
1.      Sejarah Bola Voli
Permainan bola voli dicip takan pad atahun 1895 oleh William G. Morgan , yaitu seorang Pembina pendidikan jasmani di YMCA (young Men Cristian Association) dikota Holyoke, Massachusetts,amerika Serikat. William G. Morgan memainkan permainan diudara dengan cara pukul memukul, melewati jarring yang dibentangkan dengan lapangan yang sama luasnya. Bola yang digunakan saat itu adalah dari bagian dalam bola basket dan  jarring yang digunakan adalah jarring untuk main tennis .
Pada mulanya, permainan ini diberi nama minotte. Kemudian atas saran dari Dr. Halsted Springfield namanya diganti menjadi volley Ball yang artinya memvoli bola secara bergantian. Mula-mula permainan ini hanya dimainkan dikalangan YMCA tempat morgan bekerja, baru pada tahun 1922,YMCA berhasil menyelenggarakan kejuaraan nasional bola voli yang pertama , dan berlangsung sampai tahin 1947. pada tahun 1948, dibenruklah organisasi bola voli didunioa dengan nama IVBF (Persatuanm Bola Voli Seluruh Indonesia) Di jakarta, Bersamaaan dengan kejuaraan nasional yang pertama        
2.      Teknik Permainan Bola Voli
a.       Servis
Servis adalah pukulan atau penyajian bola sebagai serangan pertama kali ke daerah lawan dan sebagai tanda permulaan permainan. Servis tidak hanya sebagai permulaan permainan ataupun sekedar menyajikan bola tetapi hendaknya diartikan sebagai serangan awal untuk mendapatkan angka agar regunya memperoleh kemenangan. Servis dilakukan oleh pemainbelakang kanan yang berada didaerah servis untuyk memukul bola yang diarahkan ke daerah lawan. Cara melakukan servis pada umumnya dapat dilakukan dengan 4 cara, yaitu:1. servis tangan bawah,2. servis mengambang,3. servis topspin,dan4. mengambang melingkar.
-       Servis tangan bawah
Servis tangan bawah adalah jenis yang paling mudah dilakukan dibandingkan dengan jenis servis yang lain . denagn demikian,servis tangan bawah merupakan servis yang pertama kaliu untuk dipelajari dan ditujukan bagi pemula. Kelemahan servis tanagn bawah asdalah mudah diterima dan ;linasannya melambung tinggi sehingga mudah diabtisipasi oleh lawan
-       Servis Mengambang
Servis mengambang dipelajai setelah servis tangan bawah dapat dilakukan dengan konsisten. Disebut mengambang kareba gerakan bola dari hasil pukulan servis tidak mengandung putaran(bola berjalan mengapung atau mengambang). Kelebihan servis mengambang ini adalah bola sulit diterima oleh pemain lawan karena bola tidak bergerak dalam satu lintasan lurus dan kecepatan bola tidak teratur. Disamping itu gerakan bola melayang kekiri dan kekanan atau keatas dan bawah sehingga arah datangnya bola sulit diprediksi pemainlawan, sedangkan kelemahannya adalah tidak bertenaga,terkadang bola bergerak keatas hingga keluar.
-       Servis topspin
Servis topspin mermpunyai kelebihan bola bergerak dan jatuh tepat denagn cepat. Sedangkan kleemahannya adalah bola melayang dengan stabil, lebih sulit dilakukan ,tingkat konsistensi lebih rendah.
-       Servis mengambang melingkar
Servis menagambang melinkar mempunyai beberapa keuntungan diantaranya adalah mnggnakan kumpulan otot yang lebih besar, tidak memerlukan banyak tenaga,bola diservis pada posisi lapangan lebih dalam. Adapun kelemahan servis ini adalah posisi tubuh tidak menghadap kearah lawan dan gerakannya tidak biasa dijumpai dalam cabang olahraga lain.
b.      Passing
Passing dalam permainan bola voli adalah usaha seorang peain bola voi denga mengguakan teknik tertentu untuk mengoper bola yang dimainkan kepada teman seregunya. Passing dapat dilakukan dengan dua tangan atau satu tangan. Passing dapat dilakukan dari atas (pass atas) dan dari bawah (pass bawah).        
c.       Smash
Smash adalah pukulan bola yang menukuk kearah lapangan lawan.  Terdirir dari:
1.      Awalan
2.      Tolakan
3.      Sikap saat perkenalan
4.      Sikap akhir
d.      Block
Block merupakan benten pertahanan yang utama untuk menangkis serangan lawan. Juika ditinjau dari teknik gerakan,blokbukanlah merupakan teknik yang sulit. Namun keberhasilan suatu blok presentasenya relative kecil karena bola smash yang akan diblok,arahnya dikendalikan oleh lawan(lawan selalu berusaha menghindari blok tesebut). Keberhasilan suatu blok dapat ditentukan oleh ketinggian loncatan dan jangkauan tangan pada bola yang sedang di[ukul lawan. Blok dapat dilakukan dengan pergerakan tangan aktif (kekanan dan kekiri saat tangan melakukan blok) atau juga pasif,artinya tangan pemain hanya dijulrkan keatas tanpa gerakan . blok dapat dilakukan oleh:
1.        Blok oleh satu pemain(perorangan) 
2.        Blok oleh dua orang atau tiga orang pemain
Bila blok oleh seorang pemai tidak dpat menangkis seranagn lawan,maka blok dpat dilakukan oleh dua orang atau tiga orang pemain. Blok ini paling sering dilakukan karena sangant efektif untuk membendung serangan lawan. Agar hasilnya sempurna, maka diperlukan kerjasama dari masing-masing pemainyang akan melakukan blok.
e.       Lapangan Permainan
Lapanagn permainanberbentuk empat persegi panjang denga ukuran panjang 18m dan lebar 9m,dikelilingi oleh daerah bebas mninmal 3m,dan ruang bebas dari rintangan sampai ketinggian minimal 7m dari permukaan lapangan permainan. 
Lapangan Bola Volley




C.     Permainan Bola Basket
1)      Sejarah Permainan  Bola basket
Asal usul tercetusnya prmainan bola basket adalah berawal dari menurunnya kegiatan olahraga didalam gedung olahraga YMCA di Springfield Massachusets Amerika. Menurunnya aktivitas olahraga tersebut diperkirakan karena kebosanan gerakan senam yang statis. Untuk menggiatkan kembali jumlah pengunjung kegedung olahraga perlu diciptakan jenis olahraga lain yang lebih menarik. Kemudian,dokter James A. naismith mencoba menyusun gagasan dengan membuat jenis olahraga dengan bola besar yang dapat dimainkan didalam gedung. Bola yang dipakai saat itu adlah bola yang lazim nya dipakai dalam sepakbola. Dengan bola itu ia mencoba apakah gagsannya itu dapat dipraktekkan. Pada tahun 1981 Naismith mulai menentukan sasaran berbentuk keranjang yang berlubang dibagian bawah. Ia mencoba memasukkan bolakedalam keranjang yang dipasang didinding dgedung. Dariasal keranjang inilah nama bola basket yang diciptakan oleh Naismith akhirnya terkenal diseluruh dunia.
2)      Teknik Dasar Pemainan Bola Basket
a)      Melempar dan menangkap bola
1.      Lemparan tolakan dada dengan dua tangan lemparan atu operan ini merupakan gerakan yang paling banyak dilakukan pada permainan basket. Operan ini sangat bermanfaat untuk opean jarak oendek,dengan perhitungan demi kecepatan dan ketepatan, terutama saat teman yang menerima tidak dijaga dengan ketat.
2.      Lemparan samping
Lemparan samping berguna untuk operan jarak sedang sampai jarak jauh yaitu antara 8m sampai 20m atau lebih.
3.      Lemparan diatas kepala dengan dua tangan operan ini biasanya digunakan oleh pemain-pemain yang mempunyai postur tubuh tinggi,untuk menggerakkan bola diats kepala sehingga melampaui raihan tanganlawan.
4.      Lemparan pantulan lemparan pantulan dilakukan jika pemain lawan berdiri agak jauh, digunakan juga untu lemparan operan terobosan kepada temannya. Lemparan bisa dilakukan dengan memantulka bola kesmping kiri atau kanan lawan dan teman sudah siap menerima dibelakang lawan. Bisa juga dilakukan dengan cara menipu lawan ke samping kiri, padahal bola dilemparkan ke sebelah kanan atau sebaliknya. Agar tidak terserobot lawan maka lemparan harus dilakukan dengancepat.
5.      Lemparan bawah dengan dua tangan lemparan bawah dengan dua tangan sangant baik dilakukan untuk operan jarak dekat terutama bila lawan melakukan penjagaan satu lawan satu.
3)      Menggiring Bola
Menggiring bola adalah suatu udajha untuk membawa bola kedaerah lawan. Pemainbasket boleh membawa lebih dari satu langkah.asalkan bola sambil dipantlkan, baik dengan berjalan maupun berlari. Dribel dapat dilakukan dengan tangan kiri atau tangan kanan secara bergantian, tetapi tidak boleh dengan kedua tangan secara bersamaan. Menggiring bola sangan bermanfaat untuk mencari peluang serangan terhadap lawan,menyusup pertahanan lawan,,mengacaukan petahanan lawan ,dan mempelambat tempo permainan.
b)      Lay – Up (langkah menyerang)
Lay-Up atau melangkah melayang adalah melangkah yang dilakukan dengan melayang untuk mendekati basket/keranjang,biasanya setelah lay-up dilanjutkan dengan tembakan kearah basket dengan tenaga yang sedikit sehingga seolah-olah bola itu diletakkan kedalam basket. Gerakan melangkah dlapat dilakukan dari menerima bola atau kegiatan menggiring bola. Lay-up tidak harus dilanjutka dengan tempakan kearah jarring,tetapi dapat juga dilanjutkan dengan mengoper atau mengumpan kepada temannya.
c)      Menembak (shooting)
Menembak atau shooting dapat dilakukan dengan beberapa cara ,yaitu:
1.      Menembak satu tangan diatas kepala
Menembak satu tangan diatas kepala harus diutamakan,sebab kecepatan menembak lebih terjamin dan koordinasi lebih mudah dikuasai ,bila dibandingkan dengan tembakan lain.
2.      Menembak loncat dengan dua tangan
Menembak loncat dengan dua tanganbagi pemula harus diawali dengan gerakan –gerakan tanpa bola ,kemudian dilanjutkan dengan enggunakan bola dengan arah tinggi melengkung menuju kawan didepannya.
3.      Tembakan kaitan
Tembakan kaitan adalah tembakan dengan sikap miring atau menyamping akeranjang dan bola dilepakan dari jarak jauh dari basket atau lawan sehingga lawan sulit untuk membendungnya. Tembakan ini sangat efektif untuk penyerangan jarak dekat jika daerah pertahanan lawan dijaga ketat.
d)     Gerakan pivot
Pivot merupakan gerakan yang berfungsi untuk melindungi bola dari lawan. Gerakan pivot dilakukan dengan memutar badan kesegala arah dengan salah satu kaki sebagai tumpuan (poros). Pivot harus mahir dilakukan oleh pemain yang berpostur tinggi yang diletakkan didekat ring basket agar mudah melakukan tembakan. Dengan gerakan pivot,seorang pemain dapat mencari peluang untuk mengoper bola,menggiring,atau melakukan tembakan.
e)      Lapangan Permainan
Lapangan Bola Basket

Lapangan permainan berbentu persegi panjang datar dan permukaanya keras. Ukuran lapangan panjang 28m(garis samping) dan lebar 15m (garis akhir/garis belakang) diukur dari dalam bagian dalam garis batas lapangan. Masing-masing garis tebalnya 5cm. 








BEBERAPA PERMAINAN DALAM BOLA KECIL

A.   Permainan Dalam Bola Kecil (Bulu Tangkis)
a)      Lapangan dan jaring
Lapangan bulu tangkis berbentuk persegi panjang dan mempunyai ukuran seperti terlihat pada gambar. Garis-garis yang ada mempunyai ketebalan 40 mm dan harus berwarna kontras terhadap warna lapangan. Warna yang disarankan untuk garis adalah putih atau kuning. Permukaan lapangan disarankan terbuat dari kayu atau bahan sintetis yg lunak. Permukaan lapangan yang terbuat dari beton atau bahan sintetik yang keras sangat tidak dianjurkan karena dapat mengakibatkan cedera pada pemain. Jaring setinggi 1,55 m berada tepat di tengah lapangan. Jaring harus berwarna gelap kecuali bibir jaring yang mempunyai ketebalan 75 mm harus berwarna putih.
b)      Perlengkapan
1.      Raket
Secara tradisional raket dibuat dari kayu. Kemudian aluminium atau logam ringan lainnya menjadi bahan yang dipilih. Kini, hampir semua raket bulu tangkis profesional berkomposisikan komposit serat karbon (plastik bertulang grafit). Serat karbon memiliki kekuatan hebat terhadap perbandingan berat, kaku, dan memberi perpindahan energi kinetik yang hebat. Namun, sejumlah model rendahan masih menggunakan baja atau aluminium untuk sebagian atau keseluruhan raket.
2.      Senar
Mungkin salah satu dari bagian yang paling diperhatikan dalam bulu tangkis adalahsenar nya. Jenis senar berbeda memiliki ciri-ciri tanggap berlainan. Keawetan secara umum bervariasi dengan kinerja. Kebanyakan senar berketebalan 21 ukuran dan diuntai dengan ketegangan 18 sampai 30+ lb. Kesukaan pribadi sang pemain memainkan peran yang kuat dalam seleksi senar.
3.      Cock
Cock adalah bola yang digunakan dalam olahraga bulu tangkis, terbuat dari rangkaian bulu angsa yang disusun membentuk kerucut terbuka, dengan pangkal berbentuk setengah bola yang terbuat dari gabus. Dalam latihan atau pertandingan tidak resmi digunakan juga cock dari plastik.
4.      Sepatu
Karena percepatan sepanjang lapangan sangatlah penting, para pemain membutuhkan pegangan dengan lantai yang maksimal pada setiap saat. Sepatu bulu tangkis membutuhkan sol karet untuk cengkraman yang baik, dinding sisi yang bertulang agar tahan lama selama tarik-menarik, dan teknologi penyebaran goncangan untuk melompat; bulu tangkis mengakibatkan agak banyak stres (ketegangan) pada lutut dan pergelangan kaki.
c)      Area permainan
Tiap pemain atau pasangan mengambil posisi berseberangan pada kedua sisi jaring dilapangan bulu tangkis.Permainan dimulai dengan salah satu pemain melakukan servis. Tujuan permainan adalah untuk memukul sebuah kok menggunakan raket, melewati jaring ke wilayah lawan, sampai lawan tidak dapat mengembalikannya kembali. Area permainan berbeda untuk partai tunggal dan ganda, seperti yang diperlihatkan pada gambar. Bila kok jatuh di luar area tersebut maka kok dikatakan "keluar". Setiap kali pemain/pasangan tidak dapat mengembalikan kok (karena menyangkut di jaring atau keluar lapangan) maka lawannya akan memperoleh poin. Permainan berakhir bila salah satu pemain/pasangan telah meraih sejumlah poin tertentu.
d)      Teknik Dasar Permainan Bulu Tangkis
Cara Memegang Raket Pegangan raket ada tiga macam, yaitu: 
1)      Pegangan forehand (pegangan dasar) Pegangan ini dapat di peroleh dengan cara mendirkan raket yang sisinya tegak dengan lantai Pegangan ini hampir sama dengan posisi tangan sedang bersalaman.
2)      Pegangan backhand. Pegangan ini dapat di peroleh dengan jalan memutar seperempat ke kanan dari pegangan forehead.
3)      Pegangan pukul kasur/Amerika. Cara pegangan ini adalah mula-mula raket diletakkan secara mendatar di atas lantai. Kemudian ambil dan peganglah raket pada pegangannya, sehingga bagian tangan antar ibu jari dan jaritelunjuk menempel pada bagian permukaan yang lebar
4)      Pegangan campuran
e)      Teknik Pukulan.
Teknik pukulan adalah cara-cara melakukan pukulan pada permainan bulitangkis dengan tujuan menerbangkan shuttlecock ke lapangan lawan. Terdapat macam-macam teknik dasar pukulan dalam permainan bulutangkis, yaitu:
1)   Pukulan Servis. Pukulan servis merupakan pukulan degan raket untuk menerbangkan shuttlecock ke bidang lapangan lawan secara diagonal dan bertujuan sebagai permulaan permainan. Macam-macam pukulan servis, yaitu: a. Pukulan servis pendek b. Pukulan servis panjang c. Pukulan servis mendatar d. Pukulan servis cambuk
2)   Pukulan Lob. Pukulan lob adalah pukulan dalam permainan bulutangkis yang bertujuan untuk menerbangkan shuttlecock setinggi mungkin mengarah jauh ke belakang garis lapangan lawan. Pukulan lob dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu:a. Overhead lob, yaiutu pukulan lob yang dilakukan dari atas kepala dengan cara menerbangkan shuttlecock melambung ke arah belakang. b. Underhand lob, yaitu pukulan lob yang dilakukan dari bawah dengan cara memukul shuttlecock yang berada di bawah badan dan di lambungkan tinggi ke belakang. e. Sistem Perhitungan Poin
Sejak Mei 2006, pada kejuaraan resmi seluruh partai menggunakan sistem perhitungan 3 x 21 reli poin. Pemenang adalah pemain/pasangan yang telah memenangkan dua set. 
B.  Permainan Tenis Meja
1)      Pengertian
Tennis meja merupakan suatu olahraga yang dimainkan didalam gedung(indoor game) oleh dua atau empat orang. Pada permainan ini digunakan bet dari kayu yang dilapisi karet untuk memukul bola melewati net yang digantngkan diatas meja dan dikaikan pada dua tiang net.
2)      Teknik permainan tennis meja
a)      Teknik memegang bet
-          Shakehands grip
Cara memegang shakehands grip adalah cara memegang yang paling multigun,paling   terkenal dan paling disarankan. Cara ini paling cocok untuk backhand
-          Penhold grip
Pegangan ini sangant cocok untuk pukulan forehand,tetapi lemah dalam backhand. Pegangan ini sangant baik bagi pemain yang dapat menggerakkan kai dengan cepat,karena oemain yang menggunakan penhold grip sering terpaksa melkukan pukulan forehand dari sisi backhand untuk menutupi klemahan backhand.                                          
b)      Servis
Servis adalah pukulan pertama yang dilaukan oleh server.pukulan ini dimulai dengan bola yang dilambungkan keatas dari telapak tangan yand terbuka dan kemudian dipukul dengan bet. Servis adalah kesempatan pertama untuk menguasai prmainan dan memegang inisiaif.
-          Servis Topspin
Servis topspin memungkinkan anda melakukan servis lebih cepat dari servis lainnya.
-          Servis backspin
Servis backspin memungkinkan anda melakukan servis lebih cepat dari servis lainnya.
c)      Memukul bola
1.      Push (mendorong).
-  Push forehand, Push backhand
2.      Pukulan kontra serangan
-  Pukulan kontra serangan forehand, Pukulan kontra serangan backhand
3.      Looping
Looping mungkin merupakan pukulan yang paling penting dalm tennis meja. Loopadalah pukulan topspin yang sangant keras yang silakukan hanya dengan meyerempet bola kearah ats dan kedepan. Looping terdiri dari
-  Looping forehand, Looping backhand
4.      Bloking
Blok adalah cara yang paling sederhana untuk mengembalikan pukulan yang keras.blok lebih sedrhana dari pukulan,untuk itu kebanyakan pelatih mengajarkan blok terlebih dahulu daripada pukulan. Blok dapat dilakukan baik dengan forehand maupun backhand.
-  Pukulan forehand-block, Pukulan backhand-block
5.      Chopping
-  Chopping adalah pengembalian pukulan backspin yang sifatnya bertahan. Kebanyakan pemain yang menggunakan chop mundur sekitar 5 hingga 15 kaki dari meja,menegembalikan bola rendah denganmenggunakan backspin pukulan chopping akan mmbantu sebagai variasi walupun hanya menggunakan sekali-sekali.
-  Chop forehand, Chop backhand
Lapangan Tenis Meja


C.  Kasti
Prasarana permainan kasti
1)      Bola
a. Dibuat dari karet atau kulit yang di dalamnya diisi sabut kelapa atau injuk
b. ukuran keliling bola 19-21 cm,
c. berat 30-70 gr atau 70-80 gr,dan
d. diameternya 20 cm
2)      Pemukul
a. Pemukul kasti terbuat dari kayu yang berbentuk stik pemukul.
b. panjang kurang lebih 50- 60 cm.
c. penampangnya berbentuk bulat telur (oval) dengan ukuran lebar 5 cm dan tebal 3,5 cm,
d. serta panjang pegangan 15-20 cm.
3)      Cara permainan
4)      Pemain pemukul berada di dalam garis atau tempat bebas, cara bermain antara lain:
a)      Bola dilempar oleh salah seorang tim penjaga
b)      bola tersebut dipukul oleh tim yang sedang memukul
c)      Pemukul sesudah memukul harus cepat berlari ke daerah tiang pertolongan atau tiang hinggap.
5)      Aturan Pertandingan atau Permainan
Sebelum bermain kasti, ada beberapa hal yang harus diperhatikan:
a)      Gambar lapangan kasti
Lapangan Kasti
b)      Pemain
Kasti dimainkan oleh 2 regu tiap regu berjumlah 15 orang, 3 sebagai cadangan atau pengganti dan 12 sebagai pemain inti. Regu yang main disebut partai pemukul regu yang jaga disebut partai lapangan
c)      Tiang Pertolongan
Tiang pertolongan terbuat dari bahan yang tidak mudah patah, seperti besi, kayu, piber atau bambutiang pertolongan ditancapkan di tengah lingkaran dengan jari-jari 1 meter dan tinggi tiang pertolongan dari tanah ialah 1,5 meter, jarak tiang pertolongan dengan garis pemukul adalah 5 meter dan jarak dari garis samping 5 meter.
d)      Tiang Hinggap atau Tiang Bebas
Tiang hinggap dalam permainan kasti ada dua buah, yang ditancapkan dalam tanah lingkaran berjari-jari 1 meter. Kedua tiang tersebut di tancapkan dengan jarak 5 meter dari garis belakang dan 10 meter dari garis samping kanan dan kiri. Pemain yang sidah berada di tiang hinggap aman dari incaran pemain penjaga yang memegang bola selagi pemain pemukul tidak berpinddah ke tiang hinggap yang lainnya.
e)      Nomor Dada
Dalam permainan kasti setiap pemain harus memakai nomor dada yang terbuat dari kain, terpasamg didepan dada dan punggung. Nomor dada terdiri atas nomor 1-15, nomor urut 1-12 untuk pemain inti dan untuk nomor 13-15 untuk pemain cadangan.
f)       Lama Permainan
Lamanya permainan di tentukan dengan dua macam cara yaitu,
a)      Pertama ditentukan dengan waktu
Jika di tentukan dengan waktu maka lama permainan adalah 2 x 20 menit dengan istirahat 5 menit atau 2 x 30 menit dengan istirahat 10 menit.
b)      Kedua dilakukan dengan inning
Inning ialah jumlah pergantian regu pemukul menjadi regu penjaga atau sebaliknya. Jika ditentukan dengan cara inning, jumlah inning dapat ditentukan berdasarkan kesepakatan kedua regu atau panitia.
g)      Hak Memukul
Hak bagi pemukul antara lain sebagai berikut:
a)      Setiap pemain dari regu pemukul memiliki hak memukul satu kali pukulan dalam satu kesempatan.
b)      Pembebas (velouser) memiliki hak memukul sebanyak tiga kali, seorang pemukul dinyatakan sebagai pembebas apabila ia satu-satunya pemain yang ada di ruang bebas.






BAB III
PENUTUP


A.     Kesimpulan
Permainan bola besar adalah salah satu cabang olahraga permainan yang menggunakan bola besar. Jenis-jenis permainan bola besar di antaranya voli, basket dan sepak bola.
Permainan bola kecil adalah permainan yang menggunakan bola berukuran kecil, biasanya permainan ini menggunakan sebuah alat untuk memainkannya. Sama halnya dengan bola besar, permainan bola kecil juga membutuhkan tempat atau lapangan khusus juga memiliki beberapa peraturan saat bermain.
Tetapi permainan bola kecil memiliki jenis yang lebih banyak dibandingkan bola besar. Jenis jenis bola kecil antara lain bola tenis lapangan, tenis meja, bola kasti, baseball, Kricket, golf, bilyard, bowling, sepak takraw dan paintball.

























DAFTAR PUSTAKA



https://olahraga.pro/gambar-ukuran-lapangan-bola-voli/













Komentar

Postingan populer dari blog ini

MAKALAH MENGENAI PERSATUAN DAN KESATUAN PADA MASA DEMOKRASI LIBERAL

MAKALAH MENGENAI PERSATUAN DAN KESATUAN PADA MASA DEMOKRASI LIBERAL DIAJUKAN UNTUK MEMNUHI TUGAS PELAJARAN PPKN                                                 Nama Kelompok (4): 1.     DIO ADAM BACHTIAR 2.     EVI ASTUTI 3.     NUGI ALFAJAR 4.     RIZKY SAKINAH P                                                 Kelas : XII IPS 1 PEMERINTAH KABUPATEN BREBES DINAS PENDIDIKAN DAN K...

MAKALAH KEPENDUDUKAN JEPANG DI INDONESIA

MAKALAH KEPENDUDUKAN JEPANG DI INDONESIA   NAMA KELOMPOK : 1.       A. WILDAN M. 2.       WAKHIDI K. 3.       KHAERUL MUSTASILHAQ 4.       TOHIRIN JAMAL P. 5.       ABDUL WAHAB 6.       YODI 7.       IKROM FAUDI KELAS :  MADRASAH ALIYAH DARULL ISTIKOMAH JL. RAYA UTARA  SONGGOM ,  Songgom  Lor, Kec.  Songgom , Kab.  Brebes  Prov. Jawa Tengah 2020 KATA PENGANTAR Puji syukur saya panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena hanya atas rahmat dan petunjuk-Nya saya dapat menyelesaikan penulisan berupa makalah yang berjudul “KE PENDUDUKAN JEPANG DI INDONESIA (1942-1945)” Sumber dari makalah ini berupa buku-buku sejarah yang ditambah dengan informasi yang di...
ABRASI Abrasi yang biasa disebut dengan erosi gelombang laut atau erosi marin adalah proses pengikisan pantai oleh gelombang laut. Penyebab abrasi adalah permukaan air laut yang naik, dikarenakan mencairnya es di kutub. Sehingga berdampak pada pengikisan daerah permukaan yang lebih rendah. Abrasi ini dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor. Diantaranya adalah besar atau kecilnya gelombang laut dan cepat lambat gelombang tersebut. Sementara kekuatan abrasi disebabkan oleh beberapa hal, yaitu : besar kecil gelombang laut, tingkat kekerasan batuan (makin keras batu, kian tahan terhadap abrasi), dalamnya laut pada muka pantai (semakin dalam, kekuatan abrasi makin besar), banyaknya materi yang dibawa oleh gelombang (banyaknya materi yang sebagian besar berupa pasir atau kerikil akan menambah kekuatan abrasi jadi kian besar juga). Bentang alam hasil dari abrasi antara lain : -           Cliff (tebing pantai) Merupakan pantai yang mempu...