Langsung ke konten utama

Cara nembaca kabel yang benar




Nama   : satidah
Kelas                    : X TAV 5
No absen            :27


1. Cara nembaca kabel yang benar


Warna isolasi kabel: merah, kuning, hitam. Fungsi: dipakai untuk muatan listrik positiip/fasa/api. Ciri: kabel akan nyetrum bila tersentuh kulit dan bila diuji dengan tespen maka tespen itu akan menyala.Sumber: Muatan listrik positip bersumber dari kabel PLN yang terpasang di tiang listrik
Warna isolasi kabel: Biru, Fungsi: kabel ini khusus untuk muatan listrik negatip. Ciri: kabel tidak nyetrum bila disentuh kulit.Bila diuji dengan tespen maka tespen tidak akan menyala, Sumber: Muatan listrik negatip bersumber dari kabel PLN yang terpasang di tiang listrik Warna isolasi kabel: Kuning strip hijau, Fungsi: kabel ini khusus dialiri oleh muatan listrik arde yang diambil dari tanah(grounding). sumber: grounding didapat dengan cara menanam pipa logam ke dalam tanah yang nantinya akan dipasang pada setiap terminal stopkontak. Pada umumnya jalur kabel grounding yang dipasang oleh petugas instalatir akan disatukan dengan kabel negatip yang bersumber daeri PLN. Untuk mendapatkan kualitas grounding yang baik maka kita harus membuat jalur grounding sendiri yang tersipah dari jalur instalasi yang dipasang oleh instalatir.
Pada umumnya beberapa jenis kabel Seperti NYA, NYM, dan NYY memiliki tiga warna kabel yang berbeda di dalamnya, warna ketiga kabel itu adalah; biru, kuning, dan hitam, maka untuk pemasangan ketiga warna kabel tersebut adalah:
-       kabel warna biru: dipakai untuk muatan listrik negatip/netral Kabel warna kuning: dipakai untuk grounding /pentanahan Kabel warna hitam:dipakai untuk muatan listrikpositip/fasa/api.

Pedoman Pemasang Kabel


Pilihlah ukuran kabel; yang sesuai dengan daya listrik yang ada, arus listrik yang melebihi KHA dari kabel akan menyebabkan kabel tersebut menjadi panas, bila panasnya melebihi batas ketahanan isolasinya maka kabelpun akan terbakar yang beresiko menjadi penyebab kebakaran rumah. Untuk jalur kabel dari meteran ke MCB gunakanlah kabel dengan
diameter 4mm, sedangkan untuk jalur utama instalasi listrik dapat menggunakan kabel yang berukuran 2,5mm, sedangkan untuk percabangan ke saklar dan lampu menggunakan kabel dengan diameter 1,5mm.
Perhatikan juga bila kemungkinan ada rencana penambahan daya ke depannya, maka sebaiknya memakai ukuran kabel yang lebih besar, agar saat penambahan daya tidak perlu lagi mengganti ukuran kabel kecuali kabel yang sudah rusak dan lapuk.


2. Aturan dari sebuah warna kabel listrik


IEC 60446 (International Electrotechnical Commission)
Standar ini memberikan aturan umum dalam penggunaan warna-warna tertentu untuk mengidentifikasi penghantar atau konduktor.
Pada aturan IEC 60446, standar warna kabel yang di izinkan adalah warna hitam, coklat, merah, oranye, kuning, hijau, biru, ungu, abu-abu, putih, pink, turquoise.

AS/NZS 3000 (Australia Standard/New Zealand Standard)
Standar ini menetapkan persyaratan minimum untuk disain, konstruksi dan pengujian instalasi listrik.
Pada aturan AS/NZS 3000 tabel 3.4 mengenai standar warna kabel yang di izinkan:
Kabel phase berwarna merah atau warna coklat. Atau selain warna hijau-kuning, hijau, kuning, hitam dan biru muda
Kabel netral berwarna hitam. Bila tidak ada bisa digantikan dengan warna biru muda
Kabel grounding adalah hijau-kuning. Bila tidak ada bisa digantikan dengan warna hijau
Kabel bawah tanah di identifikasi dengan warna oranye. BS 7671 (British Standard)
Standar ini menetapkan persyaratan minimum untuk disain, konstruksi dan pengujian instalasi listrik.
Warna penghantar phase dalam suatu sistem satu phase warna coklat, sedangkan sistem tiga phase berwarna coklat, hitam dan abu-abu bukan merah, kuning dan biru. Konduktor netral atau mid-point dalam suatu instalasi listrik diharuskan dengan menggunakan warna biru.
PUIL 2011 (Persyaratan Umum Instalasi Listrik)
Standar ini adalah standar yang dipakai di seluruh Indonesia. Persyaratan warna insulasi inti kabel berlaku untuk semua instalasi magun atau fleksibel.
PUIL menjelaskan bahwa kabel netral menggunakan warna birum dan kabel grounding menggunakan warna hijau-kuning. Sedangkan untuk kabel phase mengacu pada IEC


3. Pengertian Nomenklatur kabel


N = Kabel inti tembaga
Y = Isolasi PVC
A = Kabel tunggal
Kabel NYA adalah kabel dengan inti tembaga tunggal berisolasi PVC satu lapis (450v-750v)


NYAF
N = Kabel inti tembaga
Y = Isolasi PVC
A = Kabel tunggal
F = Penghantar kawat halus (Serabut)
Kabel NYAF adalah kabel dengan inti tembaga serabut (Fleksibel), dengan inti tunggal
(satu), berisolasi PVC satu lapis (450v-750v).


NGA
N = Kabel inti tembaga
G = Isolasi karet
A = Kabel tunggal
Kabel NGA adalah kabel dengan inti tembaga tunggal dengan isolasi berbahan karet. NYM

N = Kabel inti tembaga
Y = Isolasi PVC
M = Inti kabel lebih dari satu
Kabel NYM adalah kabel dengan inti tembaga berisolasi PVC, dengan inti lebih dari satu, dan berisolasi PVC di bagian luar (300v-500v).


NYMHY
N = Kabel inti tembaga
Y = Isolasi PVC
M = Inti kabel lebih dari satu
H = Kabel Fleksibel (Serabut) Y = Selubung luar Isolasi PVC
Kabel NYMHY adalah Kabel dengan inti tembaga serabut (Tembaga Fleksibel) berisolasi
PVC, dengan inti kabel lebih dari satu dan berselubung isolasi PVC (300v-500v)


NYY
N = Kabel inti tembaga
Y = Isolasi PVC
Y = Selubung luar Isolasi PVC
Kabel NYY adalah Kabel dengan inti tembaga berisolasi PVC, dengan inti kabel tunggal atau lebih dari satu, dengan selubung luar PVC (0,6kv-1kv).


NYYHY
N = Kabel inti tembaga
Y = Isolasi PVC Y = Isolasi PVC
H = Kabel Fleksibel (Serabut) Y = Selubung luar Isolasi PVC
Kabel NYYHY adalah kabel dengan inti tembaga serabut (tembaga fleksibel) berisolasi PVC, dengan inti tunggal atau lebih dari satu, dan selubung luar PVC (0,6kv-1kv).


NYRGbY
N = Kabel inti tembaga
Y = Isolasi PVC
R = Pelindung kawat baja bulat
Gb = Dililit plat baja
Y = Isolasi PVC
Kabel NYRGbY adalah Kabel dengan inti tembaga berisolasi PVC, dengan inti tunggal atau lebih dari satu, pelindung kawat baja bulat atau dililit plat baja, dengan selubung isolasi PVC. (0,6kv-1kv).


NYFGbY
N = Kabel inti tembaga
Y = Isolasi PVC
F = Pelindung kawat baja Pipih
Gb = Dililit plat baja

Y = Isolasi PVC
Kabel NYFGbY adalah kabel dengan inti tembaga berisolasi PVC, dengan inti lebih dari satu, dilindungi pelat baja pipih atau dililit pelat baja, dengan selubung isolasi PVC (0,6kv-1kv).


4. Nomenklatur kabel dalam bentuk tabel


Kabel standar atau penghantar berisolasi dengan penghantar tembaga sebagai inti. A      Penghantar aluminium Contoh kabel: NAYY, NAYFGbY
A             Kabel berisolasi tunggal Contoh kabel: NYA, NGA, NYAF A     Selubung perlindungan luar Contoh kabel: NKBA, NEKBA
AA           Dua lapisan selubung perlindungan luar Contoh kabel: NKZAA B           Perisai pita baja Contoh kabel: NYBY
B             Selubung timah hitam (timbel) Contoh kabel: NYBUY C            Kosentris penghantar tembaga Contoh kabel: NYCY
C             Selubung penghantar dibawah selubung luar Contoh kabel: NHSSHCu



Kode      Penjelasannya
CE          Penghantar kosentris pada masing-masing inti, dalam hal kabel berurat banyak
Contoh kabel: NYCEY
CW         Penghantar kosentris pada masing-masing inti, yang dipasang secra berlawanan arah Contoh kabel: NYCWY
D             Spiral anti tekanan
E             Kabel dengan urat yang masing-masing berselubung logam Contoh kabel: NEKBA F        Persai kawat baja pipih Contoh kabel: NYFGbY
F             Penghantarkawathalus Contoh kabel: NYAF
FA           Kabel lampu Contoh kabel: NYFA, NYFAZ, NYAFD
fl              Pipih Contoh kabel: NYLHYfl, NYMHYfl
G             Spiral dari kawat baja pipih Contoh kabel: NYKRG G Selubung isolasi dari karet Contoh kabel: NGA
2G          Selubung isolasi dari karet tahan panas Contoh kabel: N2GAU



Kode      Penjelasannya
Gb          Spiral dari pita baja Contoh kabel : NYFGbY
H             Pelindung medan electromagnet Contoh kabel: NHKBA
H             Selubung luar dari karet Contoh kabel : NLH, NMH, NSHöu
HY          Selubung luar dari bahan buatan Contoh kabel : NYLHY, NYMHY
J              System J: dengan urat berwarna majemuk hijau kuning Contoh kabel: NYRGbY J
4×6 re
K             Selubung dari timah hitam (timbel) Contoh kabel: NKA
KL           Selubung aluminiumdengan permukaan licin Contoh kabel: NKLY
KWK       Selubung dari pita baja tembaga yang terpasangdan di las memanjang Contoh kabel
: NKWK2Y
L              Perisai dari jalinan kawat baja bulat Contoh kabel: NTRLA

NI            Kabel bertekanan gas Contoh kabel: NIKLDEY
NO          Kabel bertekanan minyak Contoh kabel : NOKDEFOA NP       Kabel dalam pipa bertekanan gas



Kode      Penjelasannya
O             System O: urat berwarna majemuk tanpa hijau kuning Contoh kabel: NYYFGbY O
3×120 sm
O             Perisai terbuka dari kawat-kawat baja Contoh kabel: NKROA PL            Kabel gantung Contoh kabel: NPL, NYPLYw
Q             Jalinan (braid) kawat-kawat baja berselubung seng (zinc coated) Contoh kabel: NYKQ


R             Perisai dari kawat baja bulat Contoh kabel: NYRGbY
RR          Dua lapisan perisai kawat baja bulat Contoh kabel: NKRRGbY
rd            Bulat Contoh kabel: NYLHYrd, NYMHYrd
re            Penghantar padat bulat Contoh kabel: NYRGbY 4×10 re
rm           Penghantar bulat kawat banyak Contoh kabel: NYFGbY 4×25 rm
S             Kabel khusus Contoh kabel : NSYA, NSYAF
S             Pelindung (shield) dari tembaga Contoh kabel: NYSY SL         Kabellas Contoh kabel : NSLFFöu
se            Penghantar padat bentuk sector Contoh kabel : NAYFGbY 3×120 se



Kode      Penjelasannya
sm           Penghantar kawat banyak bentuk sector Contoh kabel: NYFGbY 4×70 sm
T             Kawat gantung Contoh kabel: NYMT W        Tahan cuaca Contoh kabel: NSYAW
w             Tahan panas Contoh kabel : NYFAw, NYFAZw
Y             Selubung isolasi dari PVC Contoh kabel: NYA, NYM, NYY Y   Selubung luar dari PVC Contoh kabel:NYFGbY
Z             Perisai dari kawat baja yang masing-masing mempunyai bentuk “Z” Contoh kabel: NKZAA
Z             Kabel dengan pengurangan beban tarik Contoh kabel: NYMZ Z             Selubung logam dari pita seng Contoh kabel: NYRUZY


5. Katalog jenis kabel a.   Kabel Coaxial
Kabel Coaxial biasanya banyak digunakan dalam jaringan lokal. Kabel ini memiliki biaya pembangunan jaringannya yang relatif murah. Kabel ini biasanya digunakan pada metode topologi jaringan ring. Kabel coaxial menyediakan perlindungan cukup baik dari cross talk dan electrical interference yang berasal dari petir dan sistem radio. Pada kabel ini terdapat semacam perlindungan logam/metal dalam kabel tersebut. Kabel coaxial hanya dapat melakukan transfer rate data maximum 10 Mbps.
b. Kabel NYY
Kabel NYY memiliki lapisan isolator PVC berwarna abu atau hitam yang terdiri dari 2 sampai

4 kabel di dalamanya. Kabel NYY dapat digunakan untuk instalasi bawah tanah karena mempunyai lapisan isolator yang lebih tebal, lebih kuat dari kabel NYM, dan tidak disukai tikus. Itu sebabnya harga kabel ini lebih mahal dari kabel NYM.
.       C. Kabel NYA
Kable NYA umumnya dipakai pada instalasi perumahan dengan daya menengah ke bawah karena harganya reltif murah. Kabel ini disebut juga kabel tunggal karena intinya hanya satu yang dilapisi isolator PVC. Warna standar pada kabel ini adalah merah, hitam, biru, kuning, dan kuning-hijau. Kabel ini mudah sekali cacat dan mudah digigit tikut, oleh karena itu ketika melakukan instalasi perkabelan harus benar-benar diperhatikan cara penyambungan dan jarak antara kabel yang berbeda polaritas. Untuk tujuan keamaman biasanya petugas instalatir listrik memasang kabel NYA di dalam pipa untuk menghindari gisitan tikus dan gangguan fisik lain.
d.  Kabel NYM
Kabel NYM memiliki lapisan isolator PVC dua lapis berwarna putih dan abu-abu yang terdiri dari 2 sampai 4 kabel di dalamnya. Dari segi keamanan kabel ini relatif lebih tahan luka/cacat dibanding kabel NYA dan harganya pun lebih mahal dari kabel NYA. Kabel ini dapat dipergunakan di lingkungan kering dan basa tetapi tidak dianjurkan untuk ditanam di dalam tanah.
e. Kabel NYAF
Kabel NYAF mempunyai isolator tebal dari bahan PVC. Kabel ini cukup lentur karena di dalamanya terdiri dari kabel serabut yang disusun per kelompok. Kabel NYAF digunakan untuk instalasi perangkat-perangkat elektronik dan listrik yang membutuhkan fleksibilitas tinggi. Contoh penggunaan kabel ini dapat dilihat pada panel kontrol telekomunikasi, rectifier, inverter, DCPDB, Sentral Telepon Digital, Battery, dan Panel Transmisi.
f. Kabel NYFGbY
Kabel NYFGbY adalah jenis kabel listrik yang sangat kuat karena dilapisi beberap pelindung sekaligus yakni isolator PVC warna hitam dan logam di bagian dalam. Kabel ini
cukup keras dan tidak lentur dan biasa dipakai untuk instalasi bawah tanah, di dalam ruangan, di dalam saluran-saluran, dan di tempat-tempat terbuka yang membutuhkan perlindungan ekstra.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MAKALAH MENGENAI PERSATUAN DAN KESATUAN PADA MASA DEMOKRASI LIBERAL

MAKALAH MENGENAI PERSATUAN DAN KESATUAN PADA MASA DEMOKRASI LIBERAL DIAJUKAN UNTUK MEMNUHI TUGAS PELAJARAN PPKN                                                 Nama Kelompok (4): 1.     DIO ADAM BACHTIAR 2.     EVI ASTUTI 3.     NUGI ALFAJAR 4.     RIZKY SAKINAH P                                                 Kelas : XII IPS 1 PEMERINTAH KABUPATEN BREBES DINAS PENDIDIKAN DAN K...

MAKALAH KEPENDUDUKAN JEPANG DI INDONESIA

MAKALAH KEPENDUDUKAN JEPANG DI INDONESIA   NAMA KELOMPOK : 1.       A. WILDAN M. 2.       WAKHIDI K. 3.       KHAERUL MUSTASILHAQ 4.       TOHIRIN JAMAL P. 5.       ABDUL WAHAB 6.       YODI 7.       IKROM FAUDI KELAS :  MADRASAH ALIYAH DARULL ISTIKOMAH JL. RAYA UTARA  SONGGOM ,  Songgom  Lor, Kec.  Songgom , Kab.  Brebes  Prov. Jawa Tengah 2020 KATA PENGANTAR Puji syukur saya panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena hanya atas rahmat dan petunjuk-Nya saya dapat menyelesaikan penulisan berupa makalah yang berjudul “KE PENDUDUKAN JEPANG DI INDONESIA (1942-1945)” Sumber dari makalah ini berupa buku-buku sejarah yang ditambah dengan informasi yang di...
ABRASI Abrasi yang biasa disebut dengan erosi gelombang laut atau erosi marin adalah proses pengikisan pantai oleh gelombang laut. Penyebab abrasi adalah permukaan air laut yang naik, dikarenakan mencairnya es di kutub. Sehingga berdampak pada pengikisan daerah permukaan yang lebih rendah. Abrasi ini dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor. Diantaranya adalah besar atau kecilnya gelombang laut dan cepat lambat gelombang tersebut. Sementara kekuatan abrasi disebabkan oleh beberapa hal, yaitu : besar kecil gelombang laut, tingkat kekerasan batuan (makin keras batu, kian tahan terhadap abrasi), dalamnya laut pada muka pantai (semakin dalam, kekuatan abrasi makin besar), banyaknya materi yang dibawa oleh gelombang (banyaknya materi yang sebagian besar berupa pasir atau kerikil akan menambah kekuatan abrasi jadi kian besar juga). Bentang alam hasil dari abrasi antara lain : -           Cliff (tebing pantai) Merupakan pantai yang mempu...